SEMARANG, beritajateng.tv — Persaingan seleksi tim bola voli indoor Kabupaten Semarang untuk ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026 semakin memanas memasuki hari kedua, Rabu, 15 April 2026. Ratusan atlet dari berbagai klub menunjukkan kemampuan terbaik demi mengamankan posisi di tim inti.
Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Semarang menggelar seleksi selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 April 2026, di GOR Serbaguna Kompleks GOR Pandanaran. Sebanyak 103 atlet ambil bagian, terdiri dari 65 atlet putra dan 38 atlet putri.
Memasuki hari kedua, jumlah peserta mulai mengerucut. Para atlet yang tersisa dinilai memiliki kemampuan teknik dan fisik yang relatif seimbang, sehingga membuat tim seleksi harus bekerja ekstra ketat dalam menentukan siapa yang layak melaju ke tahap berikutnya.
BACA JUGA: Buka Rakerprov KONI Jateng, Wagub Taj Yasin: Porprov Jadi Pintu Menuju PON 2028
Ketua Tim Seleksi Putri, Nurbudi Basuki Al-Simid, mengungkapkan para peserta sudah mempersiapkan diri dengan matang karena informasi seleksi telah diumumkan jauh hari sebelumnya.
“Persaingan hari ini semakin ketat karena kemampuan atlet hampir merata. Tim seleksi harus benar-benar jeli untuk memilih yang terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Pengkab PBVSI Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, menjelaskan bahwa seleksi berlangsung melalui sistem pendaftaran terbuka. Dari hasil seleksi hari pertama, terjaring 24 atlet putra dan 21 atlet putri untuk melanjutkan ke hari kedua.
Pada tahap ini, tim seleksi masih fokus memantau perkembangan dan konsistensi performa para atlet. Penilaian tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan komposisi akhir tim.
“Pada hari terakhir, kami akan menetapkan masing-masing 14 atlet putra dan putri yang akan menjadi tim inti Kabupaten Semarang,” jelasnya.
BACA JUGA: Cuaca Ekstrem, Babak Kualifikasi Arung Jeram Porprov 2025 di Semarang Berlangsung Ketat
Para atlet terpilih nantinya akan mewakili Kabupaten Semarang dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 yang akan digelar di wilayah Semarang Raya.
Dengan persaingan yang semakin ketat, seleksi ini menjadi momentum penting untuk menjaring atlet terbaik yang siap membawa prestasi bagi daerah. (*)
Editor: Farah Nazila





