SEMARANG, beritajateng.tv – Lapangan Tri Lomba Juang Semarang tampak semarak akhir pekan ini. Ratusan atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah beradu ketangkasan dalam Kejuaraan Woodball Piala Wali Kota Semarang ke-8 yang berlangsung pada 8-9 November 2025.
Sebanyak 195 atlet berpartisipasi dalam kejuaraan tahunan ini untuk memperebutkan Piala Bergilir Walikota Semarang, piala kejuaraan, serta uang pembinaan.
Event ini bukan hanya ajang prestasi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antar-pemain woodball se-Jawa Tengah.
Ketua Indonesia Woodball Association (IWBA) Kota Semarang, Agus Mulyadi, mengatakan turnamen tahun ini memiliki makna penting karena menjadi pemanasan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026.
“Selain memperingati Hari Jadi Kota Semarang, kegiatan ini juga menjadi uji kesiapan atlet sebelum berlaga di Porprov. Kami ingin melihat sejauh mana kemampuan atlet-atlet muda kami berkembang,” ujar Agus.
Ia menambahkan, Semarang memiliki catatan gemilang dengan meraih tujuh kali juara umum berturut-turut sejak kejuaraan ini pertama kali digelar. Karena itu, tahun 2025 menjadi momentum penting untuk mempertahankan dominasi tersebut.
BACA JUGA: Cabor Woodball Jawa Tengah Raih 2 Emas dan 2 Perunggu, Tim Optimis Akan Tambah Medali Tambahan
“Target kami tentu mempertahankan gelar juara umum ke-8. Ini sekaligus menjadi motivasi agar woodball Semarang tetap menjadi barometer prestasi di Jawa Tengah,” lanjutnya.
Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, yang hadir bersama Sekretaris Umum Teguh Setyono, menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar bukan sekadar kebanggaan, tetapi bukti kerja keras pembinaan olahraga di Kota Semarang.
“Kalau di Piala Wali Kota bisa tujuh kali berturut-turut juara umum, buktikan juga nanti di Porprov 2026. Semarang harus tetap menjadi yang terbaik di cabang woodball,” tegas Arnaz.
Apresiasi dan Dukungan Pemerintah Kota
Walikota Semarang melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pravarta Sadman, turut memberikan apresiasi kepada IWBA Kota Semarang atas dedikasi mereka dalam membina atlet dan menjaga semangat kompetisi.
“Terima kasih kepada IWBA Kota Semarang yang terus menjaga semangat olahraga ini. Kejuaraan ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga tentang membangun karakter, sportivitas, dan persaudaraan antar-atlet,” ujar Pravarta.
Ia berharap ajang ini menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk menorehkan prestasi lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional.
Dengan semangat juang yang tak pernah padam dan tradisi kemenangan yang kuat, Kota Semarang kembali menatap podium tertinggi. Kejuaraan Woodball Piala Wali Kota ke-8 ini bukan hanya tentang meraih piala. Tetapi juga tentang menjaga warisan prestasi dan semangat sportivitas yang menjadi kebanggaan masyarakat Semarang. (*)
Editor: Elly Amaliyah





