Olahraga

Semarang Jadi Panggung Penentuan, Perebutan Tiket Grand Final Proliga 2026 Kian Panas

×

Semarang Jadi Panggung Penentuan, Perebutan Tiket Grand Final Proliga 2026 Kian Panas

Sebarkan artikel ini
Semarang Jadi Panggung Penentuan, Perebutan Tiket Grand Final Proliga 2026 Kian Panas
Pres konferensi menuju perebutan tiket grand final Proliga 2026 di Kota Semarang. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Atmosfer kompetisi bola voli kasta tertinggi Tanah Air, Proliga 2026, memasuki fase paling krusial. Pekan terakhir babak final four yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, pada 16-19 April, menjadi penentu tiga tiket tersisa menuju grand final Proliga 2026.

Sorotan utama tertuju pada tim putra Jakarta LavAni Livin Transmedia yang tampil dominan sejak awal.

Konsistensi permainan membawa tim ini menyapu bersih empat laga pada dua seri sebelumnya. Sekaligus memastikan satu tempat di partai puncak lebih awal.

Setelah melalui seri di Surabaya dan Surakarta, Semarang menjadi titik akhir sekaligus panggung penegas siapa yang layak melangkah ke final.

Di sektor putra, satu tiket lain hampir pasti menjadi milik Jakarta Bhayangkara Presisi. Tim juara Proliga dua musim terakhir itu mengoleksi sembilan poin dan berada di posisi kedua klasemen sementara.

Keunggulan poin yang cukup jauh membuat peluang Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya semakin menipis.

Kedua tim tersebut belum mencatat kemenangan, sehingga membutuhkan hasil luar biasa untuk membalikkan keadaan.

Di seri Semarang, LavAni rencananya menghadapi Samator pada laga pembuka. Sebelum bertemu Bhayangkara Presisi di pertandingan penutup yang di prediksi menjadi duel penentu juara putaran kedua. Status LavAni sebagai juara putaran pertama menambah daya tarik laga tersebut.

“Kami terus melakukan evaluasi. Meski sudah lolos ke final, tim tidak ingin lengah. Semua pemain dalam kondisi siap dan rotasi akan kita sesuaikan dengan kebutuhan pertandingan,” ujar ofisial tim, John Zulfikar.

Persaingan tak kalah sengit juga terjadi di sektor putri. Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dan Jakarta Pertamina Enduro tampil sebagai dua kandidat kuat menuju grand final.

Keduanya sama-sama mengantongi tiga kemenangan dari empat pertandingan dan mengoleksi sembilan poin.

BACA JUGA: Jadwal dan Klasemen Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Siapa yang akan Masuk Grand Final

Di sisi lain, Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Electric PLN Mobile masih menjaga asa, meski peluangnya terbilang tipis.

Dengan baru meraih satu kemenangan, kedua tim membutuhkan hasil sempurna sekaligus berharap pesaing terpeleset.

Pertandingan pembuka sektor putri akan mempertemukan Gresik Petrokimia melawan Electric PLN. Pada pertemuan sebelumnya, Gresik sukses menang telak tanpa kehilangan set.

Sementara itu, duel antara Pertamina Enduro dan Popsivo Polwan bakal berlangsung sengit. Pada putaran sebelumnya, Pertamina Enduro unggul dengan skor 3-1.

Manajer Pertamina Enduro, Widi Triyoso, mengungkapkan optimisme timnya untuk mengamankan tiket final di Semarang.

“Kami sempat berharap tiket final bisa dikunci lebih awal, tetapi belum tercapai. Di Semarang ini, kami akan berjuang maksimal agar target lolos ke grand final bisa terwujud,” katanya.

Hal senada ofisial Popsivo Polwan, Yuniar Setiono sampaikan. Meski peluang timnya kecil, ia memastikan para pemain tetap tampil penuh determinasi.

“Kami sadar peluang ke final tidak besar, tetapi tim akan tetap berjuang habis-habisan di dua pertandingan terakhir,” ujarnya.

Dengan tensi pertandingan yang terus meningkat, seri Semarang diprediksi menghadirkan laga-laga penuh drama.

Setiap poin menjadi penentu, setiap set menjadi pertaruhan, dan setiap pertandingan bisa mengubah peta persaingan menuju grand final Proliga 2026. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp