Puncak perayaan akan berlangsung pada 2 hingga 3 Mei 2026. Pada 2 Mei pagi, pemerintah kota akan menggelar upacara resmi, berlanjut pembukaan festival UMKM di kawasan Simpang Lima.
Pada malam harinya, masyarakat akan di suguhi pertunjukan seni budaya dan karnaval malam. Sejumlah hiburan juga di siapkan, termasuk penampilan Wali Band pada 2 Mei dan Deni Caknan pada 3 Mei.
“Kami ingin masyarakat menikmati rangkaian acara ini. Ini adalah perayaan milik warga Semarang,” katanya.
Selain hiburan, kegiatan juga di isi dengan agenda sosial seperti jalan sehat bersama masyarakat pada 3 Mei pagi serta rencana pemecahan rekor makan lumpia sebagai promosi kuliner khas daerah.
Pemerintah kota juga mengangkat isu lingkungan melalui program penukaran sampah botol plastik yang di kelola oleh Dinas Lingkungan Hidup.
“Konsepnya mengajak masyarakat mengurangi sampah dengan menukar botol plastik melalui sistem yang sudah disiapkan,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemkot Semarang telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna menyiapkan rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
“Kami berharap tidak terjadi kemacetan sehingga masyarakat bisa menikmati seluruh rangkaian acara dengan nyaman dan tertib,” pungkas Iin. (*)
Editor: Elly Amaliyah





