Olahraga

Sempat Dibuka untuk Uji Coba, Lintasan Atletik TLJ Semarang Kembali Ditutup

×

Sempat Dibuka untuk Uji Coba, Lintasan Atletik TLJ Semarang Kembali Ditutup

Sebarkan artikel ini
Sempat Dibuka untuk Uji Coba, Lintasan Atletik TLJ Semarang Kembali Ditutup
Petugas menutup lintasan atletik GOR Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

Tegar menduga, lem atau perekat pada material lintasan belum sepenuhnya kuat. Akibatnya, saat lintasan atletik menunjukkan sejumlah butiran rubber terlepas dan menyebar ke berbagai bagian.

“Kalau itu berserakan tentu bisa memengaruhi pelari. Permukaannya bisa menjadi licin. Kemarin saya keliling, memang terlihat seperti butiran kecil dari karet yang berserakan,” katanya.

Penutupan kembali lintasan TLJ ini menjadi catatan tersendiri. Sebab, fasilitas yang baru saja buka untuk uji coba justru harus kembali pihaknya kosongkan karena pekerjaan belum benar-benar siap.

Tegar mengakui tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan Dinas Pemuda dan Olahraga membuka lintasan lebih awal untuk uji coba. Namun, tingginya minat warga juga tidak boleh mengorbankan kualitas pengerjaan.

“Karena antusiasme warga Semarang sangat tinggi, kami coba buka dulu. Tetapi ternyata pengerjaannya belum maksimal. Daripada nanti hasilnya tidak maksimal, lebih baik kami tutup kembali sambil menunggu pekerjaan benar-benar selesai,” ujarnya.

Belum Ada Info Kapan Buka Kembali

Hingga saat ini, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang belum dapat memastikan kapan lintasan atletik TLJ akan kembali beroperasi untuk umum.

Pembukaan baru akan terlaksana setelah seluruh pekerjaan selesai dan Dinas Tata Ruang menyerahkan fasilitas tersebut secara resmi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang.

“Rencananya nanti ada serah terima dari Dinas Tata Ruang ke Dinas Pemuda dan Olahraga. Setelah pekerjaan selesai dan ada berita acara serah terima, baru bisa kita pastikan untuk buka,” kata Tegar.

Ia menegaskan, pembukaan fasilitas tidak boleh kembali terlaksana ketika kondisi lintasan belum benar-benar siap.

Menurutnya, jika lintasan dipaksakan dibuka sebelum material benar-benar mengering dan merekat sempurna, hasil perbaikan justru berpotensi kembali rusak.

“Kalau buka ketika pengerjaan belum selesai atau belum benar-benar kering. Takutnya malah memengaruhi hasil dan akhirnya tidak maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, pemberitahuan mengenai penutupan lintasan telah pihaknya pasang melalui media sosial, Instagram, hingga MMT di sekitar kawasan GOR Tri Lomba Juang.