SEMARANG, beritajateng.tv – Kebutuhan akan hunian yang sehat, nyaman, dan ramah lingkungan kian menjadi pertimbangan utama masyarakat urban.
Menjawab tren tersebut, Citraland BSB City Semarang resmi meluncurkan Cluster Serena Hill, hunian berkonsep green building dengan desain Inner Court Series, Sabtu (31/1/2026).
Cluster ini menghadirkan konsep hunian modern yang memaksimalkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami melalui area inner court di tengah rumah. Desain tersebut memungkinkan penghuni merasakan suasana sejuk, terang, dan lebih privat, sekaligus menghadirkan nuansa alami di dalam rumah.
General Manager Citraland BSB City Semarang, Dessaf Setia Permana, mengatakan Serena Hill menjadi klaster pertama di kawasan tersebut yang sepenuhnya menerapkan konsep bangunan hijau.
“Serena Hill ini klaster pertama kami yang benar-benar menerapkan green building concept. Ke depan, hunian dengan sertifikasi hijau akan menjadi standar baru, terutama bagi konsumen asing yang sangat memperhatikan aspek keberlanjutan,” ujar Dessaf usai peluncuran Cluster Serena Hill.
Ia menjelaskan, penerapan konsep green building pada Serena Hill mengacu pada standar EDGE atau Excellence in Design for Greater Efficiencies. Sertifikasi ini mensyaratkan penghematan minimal 20 persen pada konsumsi energi, air, dan penggunaan material rendah karbon.
“Serena Hill mampu mencapai efisiensi sekitar 30 hingga 35 persen. Artinya, performa bangunan ini jauh di atas standar minimum. Selain menekan biaya utilitas, ini juga mendukung target ESG perusahaan,” katanya.
BACA JUGA: Video Gerebek Durian di Pasmod BSB City, Wajib Coba
Dessaf menambahkan, Cluster Serena Hill terdiri dari tiga tipe hunian, yakni Agatha, Delavera, dan Anila. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp1,87 miliar hingga Rp3,73 miliar per unit dengan skema pembayaran tunai bertahap. Sementara untuk skema pembayaran KPR 6 bulan, harga mulai dari Rp 1,79 miliar hingga Rp 3,56 miliar.
“Untuk tahap awal, kami memasarkan 30 unit dan saat ini penjualan sudah mencapai sekitar 60 persen. Respons pasar cukup positif,” ungkapnya.
Menurut Dessaf, tingginya minat konsumen menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hunian yang tidak hanya nyaman secara fisik, tetapi juga sehat dan berkelanjutan. Kehadiran inner court menjadi nilai tambah karena mampu menciptakan ruang hidup yang lebih tenang dan teduh.
“Inner court membuat rumah terasa lebih hidup. Cahaya dan udara alami masuk dengan optimal, sehingga suasana rumah menjadi lebih hangat dan meningkatkan kualitas hidup penghuninya,” ujarnya.
Citraland BSB City Semarang sendiri merupakan kawasan hunian terpadu besutan Grup Ciputra yang telah berpengalaman lebih dari 44 tahun di industri properti. Kawasan ini berdiri di atas lahan hampir 1.000 hektare di kawasan Bukit Semarang Baru.
Lokasinya dinilai strategis karena memiliki akses yang dekat dengan bandara dan jalan tol. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari danau, jogging track, pusat perbankan, sekolah, sarana olahraga, hingga pusat perbelanjaan dan area perkantoran.
Dessaf menyebut keberadaan ratusan warga negara asing yang menetap di Citraland BSB City Semarang turut menjadi indikator kuat prospek kawasan tersebut. Saat ini, sekitar 300 ekspatriat tercatat telah tinggal dan beraktivitas di kawasan tersebut, dan jumlahnya di perkirakan terus bertambah.
“Citraland BSB City Semarang memiliki prospek investasi yang menjanjikan. Pertumbuhan nilai sewa dan capital gain cukup baik. Di dukung keberadaan ekspatriat yang tinggal dan menjalankan usaha di kawasan ini,” pungkasnya.
Dengan konsep inner court dan standar bangunan hijau, Serena Hill harapannya menjadi pilihan hunian masa depan bagi masyarakat yang mengutamakan kenyamanan, kesehatan, sekaligus nilai investasi jangka panjang. (*)
Editor; Elly Amaliyah





