Jateng

Sering Tergenang dan Bergelombang, Jalan Citarum Semarang Segera Dibeton

×

Sering Tergenang dan Bergelombang, Jalan Citarum Semarang Segera Dibeton

Sebarkan artikel ini
Sering Tergenang dan Bergelombang, Jalan Citarum Semarang Segera Dibeton
Perbaikan jalan Citarum Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) berencana memperbaiki kondisi jalan Citarum yang selama ini menjadi jalur vital menuju pusat kota dan kawasan perdagangan.

Salah satu proyek prioritas tahun 2026 adalah betonisasi Jalan Citarum. Jalan ini kerap rusak dan bergelombang karena dilewati kendaraan berat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Suwarto, mengatakan kondisi jalan yang masih menggunakan paving membuat permukaan cepat rusak, terutama akibat lalu lintas truk bertonase besar yang kerap melintas di kawasan tersebut.

“Jalan Citarum ini bebannya cukup berat. Selain karena jalur kendaraan besar, wilayah ini juga sering tergenang air. Sehingga struktur tanah dasarnya melemah dan menyebabkan jalan bergelombang,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Untuk itu, pemerintah kota menyiapkan solusi permanen melalui pembangunan jalan dengan sistem rigid pavement atau betonisasi.

Proyek ini rencananya sepanjang kurang lebih 510 meter, mulai dari area setelah jembatan hingga menuju arah Jalan Dr. Cipto. Saat ini, proses penyusunan dokumen perencanaan teknis atau Detailed Engineering Design (DED) hampir rampung.

BACA JUGA: Dana RT Rp25 Juta 2026 Tak Kunjung Cair, DPRD Semarang Desak Perwal dan Sosialisasi Dipercepat

“Kami targetkan proses lelang bisa mulai bulan depan. Untuk pekerjaan fisik, rencananya mulai Juni atau Juli 2026 dan selesai sebelum akhir tahun,” jelas Suwarto.

Ia memastikan pelaksanaan proyek tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan. Dinas Pekerjaan Umum akan menerapkan sistem pengerjaan setengah badan jalan secara bergantian agar arus lalu lintas tetap berjalan.

“Tidak ada penutupan jalan total. Kami gunakan sistem bergantian, jadi kendaraan masih bisa melintas meskipun ada pengerjaan di salah satu sisi,” tegasnya.

Metode ini sebelumnya telah terlaksana pada sejumlah proyek infrastruktur lain di Kota Semarang dan terbukti efektif menjaga kelancaran lalu lintas.

Sambil menunggu proyek utama dimulai, pihaknya tetap melakukan perbaikan sementara di titik-titik kerusakan yang paling parah. Langkah ini untuk mengurangi risiko kecelakaan di lapangan. Proyek betonisasi Jalan Citarum ini menjadi bagian dari paket penanganan infrastruktur di wilayah timur Kota Semarang. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp