“Potensi industri rokok masih sangat besar dan pasarnya masih terbuka lebar. Kami optimistis HS bisa tumbuh lebih besar dan bersaing dengan pabrikan rokok lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
BACA JUGA: Agenda Lengkap Timnas U17 Usai Lawan Mali, TC di Bulgaria, Yogyakarta, hingga Uji Coba di Dubai
Sebagai informasi, pabrik rokok HS mulai beroperasi di Magelang sejak 2024 dan saat ini telah mempekerjakan sekitar 3.000 karyawan. Dalam sehari, pabrik tersebut mampu memproduksi lebih dari 5 juta batang rokok, baik Sigaret Kretek Tangan (SKT) maupun Sigaret Kretek Mesin (SKM), dengan berbagai varian produk. (*)
Editor: Farah Nazila





