Pariwisata

SIBARISTA Dorong Marketer Pariwisata Semarang Gali Potensi Destinasi Baru

×

SIBARISTA Dorong Marketer Pariwisata Semarang Gali Potensi Destinasi Baru

Sebarkan artikel ini
SIBARISTA Dorong Marketer Pariwisata Semarang Gali Potensi Destinasi Baru
Grand Final SIBARISTA Market Award 2025 di Gedung Kesenian Ki Narto Sabdho TBRS Kota Semarang. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pariwisata Kota Semarang terus berupaya menggali potensi wisata baru di berbagai wilayah melalui program SIBARISTA (Sinau Bareng Pariwisata).

Program ini menjadi wadah pembelajaran dan pelatihan bagi pelaku wisata. Khususnya yang masih merintis usaha di bidang perhotelan, restoran, maupun destinasi wisata lokal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menjelaskan bahwa SIBARISTA bertujuan meningkatkan kemampuan para pelaku pariwisata. Terutama agar mampu menjadi pemasar andal yang bisa memperkenalkan potensi wisata Kota Semarang ke berbagai daerah.

“Kami menggali lagi potensi-potensi wisata yang masih rintisan. Kalau di sini ada hotel atau restoran, kami ambil dari peserta yang masih baru. Tujuannya agar mereka bisa ikut memasarkan dan menjual produknya dengan lebih baik,” ujar Iin, sapaan akrabnya.

Hal ini ia sampaikan seusai Grand Final SIBARISTA Market Award 2025 di Gedung Kesenian Ki Narto Sabdho TBRS Kota Semarang.

Ia menambahkan, penguasaan materi dan produk yang mereka jual menjadi hal penting dalam kegiatan ini.

BACA JUGA: Cek Rekomendasi Wisata Semarang Buat Ngisi Long Weekend Kamu Minggu ini, Keindahannya tak Tertandingi

Selain itu, strategi pemasaran, pemahaman target pasar, hingga penggunaan media digital menjadi fokus pembelajaran.

“Harapannya, para peserta ini nantinya menjadi corong pariwisata Kota Semarang, yang mampu menjual dan mempromosikan kota ini kepada wisatawan luar daerah,” imbuhnya.

Menurut Iin, peran tenaga pemasaran sangat besar dalam kemajuan sektor pariwisata. Produksi destinasi yang menarik tidak akan maksimal tanpa dukungan promosi dan strategi penjualan yang efektif.

“Kita bisa membuat banyak destinasi wisata, tetapi kalau tidak bisa menjualnya, tentu akan sia-sia. Butuh marketer yang kreatif dan tangguh agar wisatawan semakin tertarik datang ke Kota Semarang,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Semarang terus menunjukkan peningkatan. Bila sebelumnya kunjungan banyak terjadi pada hari kerja, kini akhir pekan pun ramai wisatawan.

“Ini menandakan bahwa Kota Semarang kini mulai di pandang sebagai tujuan wisata, bukan hanya kota bisnis atau perkantoran. Kunjungan hotel di hari Jumat hingga Minggu juga meningkat,” tuturnya.

Marketer Harus Kreatif dan Bisa Memanfaatkan Peluang

Sementara itu, Head Marketing Semarang Zoo, Headwigius Niko Stiawan, yang menjadi salah satu peserta SIBARISTA Award, menilai kegiatan ini memberikan banyak manfaat.

Menurutnya, seorang marketer tidak hanya wajib mengenal produk. Tetapi juga memahami edukasi, lokasi, dan pengalaman yang diberikan kepada pelanggan.

“Menjadi marketer itu bukan sekadar menjual, tapi juga memberi pengalaman berkesan bagi pelanggan. Kami belajar bagaimana produk wisata bisa memberikan nilai tambah, baik bagi pengunjung maupun perusahaan,” ujarnya.

Niko mengakui bahwa tantangan utama dalam pemasaran pariwisata di Semarang adalah karakter masyarakatnya sendiri.

“Orang Semarang cenderung berwisata ke luar kota. Selain itu, Semarang masih terkenal sebagai kota industri dan kota transit. Ini menjadi tantangan agar kita bisa membuat wisatawan mau berhenti dan menikmati kota ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengembangkan pariwisata. Termasuk kerja sama dengan lembaga pendidikan dan universitas untuk meningkatkan aspek edukasi dan konservasi, terutama di lembaga seperti Semarang Zoo.

“Kami juga perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan ilmu. Kolaborasi dengan akademisi penting agar edukasi tentang satwa dan konservasi bisa terus berkembang,” tambahnya.

Dalam pandangan Niko, efisiensi juga menjadi bagian penting dari strategi pemasaran modern.

“Kami diajari untuk tidak selalu bergantung pada anggaran. Bahkan pernah menyelenggarakan kegiatan tanpa modal dari perusahaan. Kuncinya adalah kreatif, ulet, dan mampu mencari peluang yang bisa mendatangkan manfaat,” ujarnya.

Berikut daftar juara Grand Final SIBARISTA Market Award 2025 :

1. Octaviani Shinta D dari Up Peak Hotel.
2. Suhono dari Desa wisata Kandri.
3. Zunta dari Louis Kienne Pemuda.

Juara Harapan

1. Bambang Wijanarko dari Susan Resto.
2. Sumarman dari Omah Ampiran Wonolopo.
3. Catur Bale Dari eleven Karaoke. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp