SEMARANG, beritajateng.tv – Sebelum tergarap sebagai film panjang, Laut Bercerita sebenarnya sudah lebih dulu hadir dalam format film pendek pada 2017.
Karya dari seorang sutradara Dian Sastrowardoyo dan Wisnu Darmawan itu selalu padat penonton setiap kali pemutarannya di lingkungan kampus maupun pusat kebudayaan.
Besarnya antusiasme tersebut kemudian mendorong Pal 8 Pictures untuk membuat versi layar lebarnya.
BACA JUGA: Daftar Film Hollywood yang Tayang di Bioskop Bulan Desember Mendatang, Catat Judulnya!
Sembari menunggu tayangnya di bioskop, berikut ini informasi terkait sinopsis film tersebut.
Sinopsis Film Laut Bercerita
Tokoh Biru Laut menggambarkan pergulatan batin seorang anak muda yang memegang idealisme kuat.
Tetapi harus berhadapan dengan kenyataan pahit bahwa ia menjadi buruan aparat karena aktivitas yang ia jalankan.
Ia menyadari bahwa perjuangan bukan hanya soal keberanian, melainkan juga tentang menghadapi rasa takut. Tak hanya itu kehilangan, dan kemungkinan bahwa ia mungkin tak pernah kembali.
Biru Laut memahami setiap langkahnya penuh bahaya dan risiko, namun ia memilih untuk terus maju.
Ia tetap teguh pada keyakinannya, meski jauh di dalam hatinya ia tahu bahwa ini bisa menjadi titik akhir bagi segalanya.
Melalui narasinya, pembaca akan seolah-olah menyusuri ruang-ruang rahasia tempat rapat berlangsung, ruang penyiksaan yang sunyi dan menusuk, serta detik-detik perenungan pribadi yang menyayat hati dalam kesendirian.
Yang membuat kisah ini begitu menyentuh adalah cara ketegangan dan rasa takut yang tergambarkan secara perlahan tanpa dramatisasi berlebihan.
Namun justru terasa semakin kuat dan nyata. Salah satu adegan yang paling sulit terlupakan adalah ketika Biru Laut akhirnya pergi ke bibir laut.
BACA JUGA: Film Bioskop Musuh Dalam Selimut Sukses Mencuri Perhatian, Begini Sinopsisnya
Dan disitulah kemudian diikat dan ditenggelamkan hidup-hidup oleh aparat.
Pada momen itu, Biru Laut menyadari bahwa semuanya telah sampai pada akhir. Namun ia tetap berharap kisahnya tidak ikut hilang bersama dirinya.
Dalam hatinya ia berbisik, “Biarlah engkau mati… tapi kau akan terlahir kembali berkali-kali.”
Film yang adaptasi dari novel dengan judul yang sama ini ternyata memiliki daya tarik yang begitu tinggi sehingga banyak yang nggak sabar ingin segera nonton. (*)





