Gaya Hidup

Sinopsis Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Kisahnya Relate dengan Anak Gen Z

×

Sinopsis Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Kisahnya Relate dengan Anak Gen Z

Sebarkan artikel ini
film tunggu aku sukses nanti
Poster film Tunggu Aku Sukses Nanti. ig/@rapifilm

SEMARANG, beritajateng.tv – Film bioskop berjudul Tunggu Aku Sukses Nanti menghadirkan cerita yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Walaupun premisnya tampak sederhana, kisah yang disajikan mampu menyentuh perjalanan para tokoh utamanya.

Salah satu aspek yang terasa relevan adalah fenomena tekanan sosial yang kerap muncul saat momen Lebaran.

Dalam suasana berkumpul di meja makan, keluarga sering kali menjadikannya ajang untuk memamerkan pencapaian masing-masing.

Bagi kamu yang penasaran, sebelum menonton, simak terlebih dahulu informasi mengenai sinopsis film ini.

BACA JUGA: Daftar 6 Film Bioskop Terbaru Tayang April 2026, Bergenre Horor

Sinopsis Film Tunggu Aku Sukses Nanti

Kisah Tunggu Aku Sukses Nanti ceritanya melalui sudut pandang Arga (Ardit Erwandha), seorang pemuda yang harus menghadapi cap sebagai “pengangguran” di tengah tekanan dari keluarga besarnya, terutama saat perayaan Idul Fitri.

Ketika para kerabatnya mampu menempuh pendidikan di luar negeri, memiliki pekerjaan yang mapan, kendaraan mewah, serta status sosial yang membanggakan, Arga justru masih penuh kebingungan dalam menentukan arah hidupnya.

Bagi Arga, pengakuan dari keluarga besar bisa ia rasakan jika ia mampu mencapai kesuksesan secara materi seperti para sepupunya.

Alur cerita pun mengikuti perjalanan Arga dalam membuktikan keberadaannya, sekaligus membawanya pada perenungan mendalam tentang satu pertanyaan penting: “Apa sebenarnya makna kesuksesan?”

BACA JUGA: Daftar Film Horor Terbaru Siap Tayang di Bioskop April 2026, Siap Nonton?

Sebagai sutradara, Naya Anindita mampu mengoptimalkan potensi para pemain untuk menghadirkan dinamika keluarga yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Rasanya sulit jika hal ini tidak tercapai, mengingat film ini juga dibintangi oleh sejumlah nama besar.

Di antara banyak karakter yang ada, Tante Yuli (Sarah Sechan) tampil paling menonjol. Ia merepresentasikan sosok kerabat yang barangkali pernah kita jumpai atau bahkan kita miliki di dunia nyata.

Mengapa demikian? Sepanjang cerita, Tante Yuli kerap membandingkan pencapaian anggota keluarga lain dengan gaya setengah bercanda, meski sebenarnya bisa melukai perasaan. Tak heran jika ia menjadi “antagonis” utama dalam film ini. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp