Ekbis

Banyak Peminat, Jelang Lebaran Omset Sofa Bakpao Meningkat

×

Banyak Peminat, Jelang Lebaran Omset Sofa Bakpao Meningkat

Sebarkan artikel ini
sofa bakpao
Usaha Sofa Bakpao milik Joko Pras asal Ungaran diketahui banyak peminat, omsetnya pun meningkat menjelang lebaran. (Arie Budi Kristanto Wibowo/beritajateng.tv)

UNGARAN, beritajateng.tv – Jelang hari raya Idul Fitri 1444 H, usaha UMKM di Kabupaten Semarang hasilnya amat meningkat. Hal itu terjadi lantaran banyaknya orderan atau pesanan dari usaha kuliner sampai kerajinan, dan lain lain. Salah satu usaha yang merasakan itu ialah bisnis Sofa Bakpao.

Sebagaimana sofa lainnya, Sofa Bakpao ini juga memiliki bentuk yang sama dengan sofa-sofa lainnya. Namun, yang membuatnya berbeda yakni sofa ini jauh lebih empuk sampai-sampai mendapat sebutan bakpao.

Saat ini jumlah orderan atau pesanan Sofa Bakpao sedang meningkat. Usaha sofa itu sendiri berlokasi di Wijayakusuma 2, Kel. Genuk, Kec. Ungaran Barat, Kab. Semarang, Jawa Tengah.

Joko Pras, sang pemilik usaha Sofa Bakpao, mengatakan bahwa penjualan sofa menjelang hari raya Idul Fitri mengalami peningkatan.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Omset Pasar Pagi Asjo Ungaran Meningkat

“Penjualan Sofa hari biasa sangat berbeda sekali. (Saat ini) banyak sekali permintaan pesanan, sehingga banyak orderan yang masuk,” ujar Joko Pras saat ditemui awak media beritajateng.tv, Rabu (5/4/2023).

Ia sendiri menjadikan rumah tempat tinggalnya sekaligus sebagai tempat usaha. Tak hanya membuat sofa baru, usahanya pun menerima perbaikan sofa lama yang kondisinya sudah tidak prima.

“Order yang masuk dari pesan sofa komplit baru hingga renovasi sofa lama, sehingga banjir pesanan,” imbuhnya.

Tersedia Beragam Motif Sofa Bakpao

Motif Sofa Bakpao yang tersedia pun sangat bervariasi. Sejumlah motif tersebut di antaranya ada yang bercorak tokoh kartun anak-anak, logo piala dunia, hingga corak netral atau satu warna.

“Konsumen atau pemesan untuk jelang lebaran ini banyak yang memilih satu warna atau standard. Atau warna-warna polos untuk sofa rumahnya, karena warna natural. Tapi ada juga yang bermotif, itu pun biasanya yang motif (berasal dari) pemesanan anak-anak,” tutur Joko.

Ia mengungkapkan bahwa bahan baku pembuatan sofa tersebut kini telah tersedia di Ungaran, sehingga tidak perlu cari ke Kota Semarang. Namun, apabila ada bahan yang tidak ada, barulah ia mencari hingga ke Semarang.

“Dan harga (bahan baku) ada kenaikan, tapi kalau disiasati itu pun masih bisa diatasi,” jelasnya. “Untuk harga sofa baru standard di pasaran berkisar Rp 2,740 juta hingga Rp 4 – 4,5 juta yang baru. Kalo yang renovasi sekitar dari Rp 1,5 – 2 juta untuk renovasi.”

Ia mengaku pemesan Sofa Bakpao bikinannya berasal dari berbagai daerah. “Pemesanan biasanya hingga luar kota, tapi untuk saat ini kita fokus daerah lokal dulu saja, sekitar Semarang, Salatiga, Ungaran dan sekitarnya,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp