Peristiwa

Sosok Putri Korban Tewas Ditabrak WNA di Abdurrahmansaleh, Lulusan Baru UNNES dengan Jiwa Sosial Tinggi

×

Sosok Putri Korban Tewas Ditabrak WNA di Abdurrahmansaleh, Lulusan Baru UNNES dengan Jiwa Sosial Tinggi

Sebarkan artikel ini
korban kecelakaan mahasiswi unnes
Papan pengumuman berita duka di depan rumah almarhumah Putri Damar Timur. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Duka mendalam menyelimuti keluarga Putri Damar Timur (22), lulusan baru Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Putri menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan di Jalan Abdurrahmansaleh, Kota Semarang pada Rabu, 3 Desember 2025 malam.

Menurut laporan kepolisian yang Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang himpun, mobil Hyundai Creta Trend warna putih tahun 2024 yang Wu Lili kemudikan melaju dari arah Selatan (Suratmo) menuju Utara (Kalibanteng).

Saat melintas di lokasi, pengemudi yang dugaan kuat dalam pengaruh minuman beralkohol kehilangan konsentrasi dan laju kendaraan menjadi tidak stabil.

Mobil tiba-tiba oleng ke kanan, kemudian menabrak dua pengendara sepeda motor dari arah berlawanan.

Honda Beat hitam (2017) dikendarai Putri D.T, mahasiswi kelahiran 2003 asal Semarang Barat. Kemudian, Honda PCX merah (2021) yang Mei R.D (lahir 2007) kendarai, mahasiswi asal Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.

BACA JUGA: WNA Pengemudi Hyundai Tabrak Dua Pemotor di Semarang, Saksi: Korban Terjebak Di Bawah Mobil

Ayah korban, Riyanto (56), mengatakan bahwa kecelakaan terjadi pada malam hari. Ia mengetahui kabar itu setelah pihak ambulans mendatangi rumah. Ia langsung menuju RS Samsoe Hidayat, tempat Putri dibawa.

Berdasarkan keterangan dokter, Riyanto menjelaskan bahwa anaknya mengalami patah tulang di bagian dada dan tulang rusuk sebelah kiri. Ia mengaku menandatangani surat persetujuan tindakan operasi untuk mengeluarkan udara yang terjebak di paru-paru anaknya.

Namun, saat operasi ternyata bukan udara yang keluar, melainkan darah. Putri akhirnya di nyatakan meninggal dunia setelah mengalami pendarahan hebat di bagian limpa.

“Bapak sempat melihat dia dipacu jantung, tapi enggak tega jadi bapak keluar [ruangan],” katanya saat ditemui beritajateng.tv di rumahnya pada Jumat, 5 Desember 2025.

Almarhumah kemudian dimakamkan di TPU Bergota 1 pada Kamis, 4 Desember 2025 pukul 13.00 WIB.

Almarhumah Pribadi yang Ceria dan Supel

Riyanto mengenang anaknya itu sebagai pribadi yang ceria dan aktif di kegiatan sosial.

“Sosoknya periang. Dia supel anaknya,” tuturnya dengan suara yang bergetar.

Putri dikenal sebagai ketua Karang Taruna RT. 09 RW. 11 Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat. Keaktifannya membuat ia dekat dengan banyak warga, mulai dari teman SD, SMP, SMK, hingga rekan-rekan kampus.

“Banyak yang datang. Dari teman SD sampai kuliah, Pak Lurah sampai Pak Camat juga datang,” kata Riyanto.

Putri adalah anak kedua dari tiga bersaudara dan satu-satunya perempuan. Hubungan Putri dengan ayahnya dikenal sangat dekat.

“Dulu sebelum adiknya lahir, bapak paling sayang kamu karena kamu cewek dan anak ragil. Dia sering protes, ‘Bapak kok lebih sayang adik,’” kenang Riyanto sambil tersenyum tipis.

Putri baru saja menyelesaikan pendidikan di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unnes jurusan Pendidikan Non Formal. Ia wisuda pada tanggal 22 November 2025.

BACA JUGA: Operasi Zebra 2025, Polres Semarang Fokus Pencegahan Penyebab Fatalitas Kecelakaan

Riyanto mengatakan bahwa pihak perusahaan tempat Wu Lili bekerja, pengemudi mobil yang menabrak anaknya, sudah datang ke rumah. Namun, ia tak sempat bicara banyak karena kelelahan.

Kehilangan Putri menyisakan duka besar bagi keluarga dan warga sekitar. Di mata orang-orang yang mengenalnya, Putri adalah gadis periang, pekerja sosial, dan baru meraih pencapaian akademik sebelum maut menjemputnya. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp