Jateng

SPMB 2026, Sejumlah SMP Negeri di Pinggiran Kabupaten Semarang Masih Kekurangan Pendaftar

×

SPMB 2026, Sejumlah SMP Negeri di Pinggiran Kabupaten Semarang Masih Kekurangan Pendaftar

Sebarkan artikel ini
spmb
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang, Joko Sriyono. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 Kabupaten Semarang resmi ditutup pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 15.00 WIB. Saat ini sekolah-sekolah penyelenggara masih menyelesaikan proses verifikasi berkas calon peserta didik baru.

Sesuai jadwal, hasil seleksi SPMB 2026 akan pihaknya umumkan pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Dari hasil monitoring pelaksanaan SPMB, Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang mencatat persebaran pendaftar masih belum merata. Sejumlah SMP Negeri di wilayah pinggiran Kabupaten Semarang bahkan masih kesulitan memenuhi kuota daya tampung.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang, Joko Sriyono, mengatakan beberapa sekolah di daerah pinggiran masih mengalami kekurangan pendaftar pada berbagai jalur penerimaan.

“Baik jalur mutasi, prestasi, afirmasi, maupun domisili, jumlah pendaftarnya masih belum memenuhi kuota yang tersedia,” ujarnya di Bringin, Kabupaten Semarang, Jumat, 5 Juni 2026.

BACA JUGA: Catat! Ini Jadwal Pendaftaran SPMB TK, SD, dan SMP Kota Semarang Tahun 2026

Menurut Joko, kondisi tersebut terjadi di beberapa sekolah, di antaranya SMPN 3 Bringin, SMPN 2 Bringin, dan SMPN 1 Tuntang. Jumlah calon siswa yang mendaftar belum mampu memenuhi daya tampung yang telah sekolah sediakan.

Ia menilai, salah satu penyebabnya adalah jumlah lulusan SD di sejumlah wilayah pinggiran yang relatif sedikit daripada wilayah lain di Kabupaten Semarang.

“Karena potensi lulusan SD di wilayah-wilayah tersebut memang tidak sebanyak daerah lain, beberapa SMP Negeri masih kekurangan murid,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, M. Taufiqur Rahman, telah memprediksi kondisi tersebut.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, jumlah lulusan SD dan MI di Kabupaten Semarang tahun ini mencapai 15.474 siswa, sedangkan daya tampung SMP dan MTs mencapai 16.576 kursi. Artinya, tersedia surplus sekitar 1.102 kursi.

Meski demikian, persebaran calon peserta didik tidak merata di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang.

BACA JUGA: Sekolah Bantu Pendaftaran SPMB Online, Orang Tua Calon Murid Merasa Lebih Mudah

Taufiq menjelaskan persaingan masuk SMP Negeri diperkirakan lebih ketat di wilayah perkotaan, terutama Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Bergas. Di daerah tersebut jumlah lulusan SD cukup besar, sementara kapasitas sekolah negeri masih terbatas.

“Sebaliknya, di wilayah pinggiran Kabupaten Semarang justru masih terdapat sekolah yang kekurangan peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu, untuk jenjang SD, Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga mencatat daya tampung yang tersedia mencapai 23.165 kursi. Jumlah tersebut jauh lebih besar daripada lulusan TK dan RA tahun ini yang mencapai 13.865 anak. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp