SEMARANG, beritajateng.tv – Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang berulang tahun mulai berlangsung hari ini.
Di Jawa Tengah, ada 881 puskesmas yang bisa menjadi rujukan masyarakat untuk cek kesehatan gratis. Salah satunya adalah Puskesmas Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
Kepala Puskesmas Bulu Lor, Dien Hasana menjelaskan, antusias masyarakat untuk memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis di tempatnya cukup tinggi.
Sejak pagi, sudah mulai ada masyarakat yang mendaftar untuk melakukan cek kesehatan secara gratis di Puskesmas Bulu Lor. Mereka terdiri dari bayi, remaja, hingga lansia.
Kendati begitu, Dien menjelaskan jika Puskesmas Bulu Lor sebenarnya telah menjalankan program cek kesehatan gratis itu sejak awal Januari.
“Januari sudah ada masyarakat yang cek kesehatan gratis, karena sudah pada terinfo dari sosmed dan flyer. Dari awal Januari kita juga sudah infokan,” ungkap Dien saat beritajateng.tv temui pada Senin, 10 Februari 2025.
BACA JUGA: 881 Puskesmas di Jateng Mulai Layani Cek Kesehatan Gratis, Nana Sudjana Tinjau Langsung di Semarang
Dien menyebut, masyarakat bisa memanfaatkan program ini untuk mengecek berbagai jenis penyakit. Mulai dari gigi, telinga, mata, hipertensi, TBC, gula darah, jantung, pemeriksaan kesehatan jiwa, hingga kanker servik.
Hanya saja, pemeriksaan memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hal itu yang kemudian menjadi kendala bagi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu di jam kerja.
“Masyarakat belum semuanya paham dengan waktu yang diperlukan, karena pemeriksaan tidak sebentar, jadi perlu meluangkan waktu satu jam lebih. Pernah ada yang belum tuntas tapi ada kegiatan lain, jadi dijadwalkan di lain hari,” jelas Dien.
Cek kesehatan gratis hemat ratusan ribu rupiah
Lebih lanjut, Dien menyambut baik program ini. Menurutnya, dengan pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat bisa lebih dini menyadari kesehatan mereka.
Selain itu, masyarakat juga bisa menghemat ratusan ribu rupiah untuk melakukan pemeriksaan.
“Kalau hitung-hitungannya, pemeriksaan kesehatan gratis bisa menghemat lumayan. Soalnya kalau nggak BPJS itu ada biaya pendaftaran, periksa laboratorium, bisa sampai ratusan ribu rupiah,” ujarnya.
Di sisi lain, Dien menuturkan jika belum ada rencana penambahan karyawan puskesmas meski ada tambahan program ini. Hal itu karena ketersediaan karyawan masih mencukupi.
BACA JUGA: Cek Kesehatan Gratis Puskesmas Dibatasi 30 Orang per Hari, Ini Kata Dinkes Jateng Jika Kuota Penuh
Nantinya, akan ada pembagian petugas untuk bertugas di pos pemeriksaan kesehatan gratis.
“Harapannya masyarakat bisa memanfaatkan program yang disediakan pemerintah ini untuk membantu mendeteksi penyakit secara dini sehingga bisa langsung tertangani,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





