Ia juga menyebut belum ada bukti yang menunjukkan valuta asing dolar AS yang ԁisita KPK berasal dari Nur Widayat ataupun proyek JGMS 1.
“Keterangan para saksi hari ini semakin memperjelas bahwa uang Rp450 juta berhenti di Pak Nur Widayat dan tidak pernah mengalir kepada Pak Sudewo. Begitu juga dengan uang dolar AS, tidak ada bukti yang menunjukkan uang tersebut berasal dari Pak Nur Hidayat maupun proyek JGMS 1,” kata Indra.
Dalam sidang tersebut, Jaksa KPK menghadirkan tujuh saksi, yakni Komisaris PT Eka Surya Alam Rusbandi, Ꭰirektur PT Surya Kencana Baru Syawal Hidayat, PPK Balai Teknik Perkeretaapian Surabaya Helmi Setiawan, Kepala Subdirektorat Sarana Milik Negara DJKA Muhamad Andi Harimurti, Staf Ahli Menteri Perhubungan Robi Kurniawan, Ꭰirektur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Mohamad Risal Wasal, serta Luvita Buana Putri dari Ꭰirektorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





