Peristiwa

Sungai Plumbon Meluap, Jalan Pantura Sempat Lumpuh dan Rendam 3 Kelurahan

×

Sungai Plumbon Meluap, Jalan Pantura Sempat Lumpuh dan Rendam 3 Kelurahan

Sebarkan artikel ini
Sungai Plumbon Meluap, Jalan Pantura Sempat Lumpuh dan Rendam 3 Kelurahan
Hujan deras yang mengguyur kota Semarang menyebabkan sungai Plumbon meluap hingga mengakibatkan banjir di tiga Kelurahan dan merendam ratusan rumah di Kecamatan Tugu, Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Sekitar jam delapan malam air sudah masuk rumah. Di dalam rumah sekitar 50 sentimeter, kalau di luar rumah malah hampir sepinggang orang dewasa,” katanya.

“Harapannya tentu normalisasi, karena sudah beberapa kali ini warga kebanjiran,” keluhnya.

Lurah Mangunharjo, Siti Komariyah mejelaskan banjir yang terparah di wilayahnya terjadi di RW 4. Bahkan bisa di bilang wilayah ini sempat terisolir karena berada tak jauh dari bibir Sungai Plumbon.

“Hampir semua RT terdampak, ada pula beberapa tanggul yang jebol. Kemarin Desember warga kebanjiran dua kali, Januari ini kebanjiran lagi,” ujarnya.

Tutup Tanggul Jebol dengan Sandbag

Dia menjelaskan, saat ini warga masih waspada banjir lantaran curah hujan yang tinggi. Rencana bakal ada penanganan sementara untuk tanggul yang jebol setelah air surut, selain itu juga ada rencana pendirian dapur umum bagi warga yang terdampak.

“Debit air masih tinggi, warga masih waspada, Jumat kita dirikan dapur umum,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, saat ini air mulai berangsur surut, warga pun langsung melakukan pembersihan lumpur yang ada di rumah mereka.

Selain merendam rumah warga, akses jalan di Jalan Pantura sempat lumpuh karena banjir. Adapun banjir terjadi di beberapa titik. Salah satu yang terparah adalah di depan Universitas Terbuka dengan ketinggian air sekitar satu ban motor.

Praktis kendaraan kecil, memilih putar balik atau menunggu air surut. Termasuk sepeda motor, mereka yang nekat terpaksa gigit jari karena motornya mogok.

Adapun banjir selain curah hujan yang tinggi, lantaran debit air di Sungai Beringin cukup sangat tinggi sehingga drainase atau tidak bisa menampung debit air sehingga menggenangi jalan Pantura.

Selain di depan Kampus Universitas Terbuka, banjir juga terjadi di depan SDN Wonosari 02, yang masih di kawasan Mangkang. Banjir ini terjadi karena limpasan Sungai Plumbon.

Banjir di Pantura ini berangsur surut sekitar pukul 00.30, kendaraan kecil akhirnya bisa melintas, sehingga arus kendaraan ke arah timur ataupun barat tidak lagi tersendat.