“Kembali ke Tanah Air, bertemu lagi dengan teman-teman lama, serta kembali bekerja bersama pelatih yang sudah saya kenal tentu menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi saya,” tambahnya.
Bersamaan dengan pengumuman transfer tersebut, publik kembali mengingat pernyataan Yoyok Sukawi pada 2022 ketika PSIS melepas Arhan menuju Tokyo Verdy.
BACA JUGA: Pemain PSIS Semarang Siap Jalani Latihan Perdana 10 Juli, Pelatih Siapkan 5-6 Laga Uji Coba
Saat itu, Yoyok menjelaskan beberapa kesepakatan antara PSIS, Arhan, dan agennya, Dusan Bogdanovic.
Beberapa poin yang sempat diungkap Yoyok meliputi: 1) Arhan tetap berstatus sebagai brand ambassador PSIS selama berkarier di luar negeri; 2) PSIS menjadi pilihan utama apabila Arhan memutuskan kembali bermain di kompetisi Indonesia.
“Arhan selama berada di luar negeri tetap menjadi brand ambassador PSIS dengan harapan mampu mempromosikan nama PSIS di kancah internasional,” kata Yoyok.
“Tak hanya itu, antara kami PSIS, Arhan, dan agen Arhan telah sepakat mau sejauh mana Arhan bermain di luar negeri, saat kembali ke Indonesia, Arhan kembalinya ke PSIS sebagai rumah yang telah membesarkan Arhan selama ini,” lanjutnya.
Setelah Arhan resmi bergabung dengan Persija Jakarta, pernyataan tersebut kembali beredar luas dan menjadi bahan diskusi di media sosial. Hingga kini belum ada penjelasan terbaru dari Yoyok Sukawi, PSIS Semarang, maupun Pratama Arhan mengenai kesepakatan yang pernah disampaikan tersebut. (*)





