SEMARANG, beritajateng.tv – Demam Korea tak lagi hanya hadir lewat layar kaca atau konser idola K-Pop. Kini, cita rasa Negeri Ginseng bisa dinikmati hanya dalam “60 detik” di Kota Semarang. Program kuliner bertajuk “60 Seconds to Seoul” resmi diluncurkan jaringan hotel di bawah naungan Archipelago International, menghadirkan pengalaman kuliner Korea Selatan tanpa harus terbang ribuan kilometer.
Peluncuran program ini untuk wilayah Semarang dilakukan pada Januari 2026 dan akan berlangsung hingga Juni 2026. “60 Seconds to Seoul” merupakan bagian dari kampanye nasional Archipelago yang terinspirasi dari kekayaan kuliner jalanan Seoul.
Melalui program ini, Archipelago menghadirkan perjalanan rasa khas Korea yang dapat dinikmati di lima hotel Archipelago Semarang, yaitu Aston Inn Pandanaran Semarang, Quest Prime Pemuda Semarang, Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Neo Candi Simpang Lima Semarang, dan fave Hotel Simpang Lima Semarang.
General Manager Quest Prime Pemuda Semarang, Dian Permata, mengatakan program ini berlangsung serentak di seluruh unit Archipelago di Indonesia, namun memiliki sentuhan khas di setiap daerah.
BACA JUGA: Angkat Fenomena Kuliner Korea, Archipelago Semarang Hadirkan “60 Seconds To Seoul”
“Untuk 60 Second to Seoul ini kami mulai dari Januari sampai Juni 2026 dan berlaku serempak di seluruh Indonesia. Hari ini khusus kami launching untuk area Semarang dan Regional Jawa Tengah,” ujar Dian usai pembukaan pada Rabu, 14 Januari 2026 di Aston Inn Pandanaran Semarang.
Ia menyebut program ini ditujukan khusus bagi para pecinta kuliner Korea, terutama di Kota Semarang yang kini mulai akrab dengan budaya Korea lewat drama, musik, hingga tren gaya hidup.
“Program ini kami suguhkan untuk pecinta kuliner, khususnya pecinta kuliner Korea di Semarang. Di Quest Prime, tamu bisa menikmati menu Korea dari jam 7 pagi sampai restoran tutup sekitar jam 10 malam. Jadi kapan pun mau nongkrong atau makan, kami siap,” jelasnya.
Menu “60 Seconds to Seoul” di Setiap Hotel Berbeda
Tak hanya satu menu, pengalaman “kuliner ala Seoul” ini tersaji dalam beragam pilihan. Yohanes Argowardono, General Manager Quest Hotel Simpang Lima Semarang, menjelaskan setiap unit hotel menghadirkan menu berbeda, namun tetap mengusung ciri khas Korea.
“Setiap unit minimal mengeluarkan tiga sampai lima menu andalan. Pasti ada kimchi dan Korean fried rice. Ada juga burger dengan sentuhan Korea. Jadi tiap unit punya keunikan masing-masing, tapi tetap satu tema,” kata Yohanes.
Menurutnya, ide menghadirkan menu Korea berangkat dari kecintaan masyarakat Indonesia terhadap wisata kuliner. Setelah menu Nusantara dan Barat, kini Korea menjadi pilihan yang relevan dengan tren saat ini.
“Orang Indonesia itu suka kuliner. Sekarang Korea lagi booming, dari artis, drama, sampai gaya hidup. Banyak yang ingin ke Korea, tapi kan jauh. Nah, di sini cukup 60 detik, sudah serasa di Seoul,” ujarnya.
BACA JUGA: Ingin Makan ala Korea di Semarang? Coba Kulineran di Plus Eighty Two Cafe Saja!
Menariknya, program ini tidak hanya menyasar generasi muda. Meski mayoritas penggemarnya adalah generasi milenial dan Gen Z, Yohanes menyebut menu Korea justru menjadi pengalaman kuliner keluarga.
Menu stall yang tersedia meliputi Gangnam Hot Chicken, Kimchi Fried Rice, Cheongju Chicken, Seoul Chicken Burger, Tteokbokki, serta minuman khas Maesil Mojito dan Sparkling Yuzu Honey. Untuk dessert, tamu dapat menikmati Jeju Mocha Puffs dan Baesuk Pear.
Soal harga, pengunjung tak perlu khawatir. Menu “60 Second to Seoul” banderolnya mulai dari Rp30.000, menjadikannya pengalaman kuliner internasional yang ramah di kantong.
Dengan konsep unik dan waktu terbatas hingga Juni 2026, “60 Second to Seoul” menjadi alternatif wisata rasa bagi warga Semarang yang ingin mencicipi Korea Selatan tanpa meninggalkan kota. Sebuah bukti bahwa perjalanan kuliner tak selalu membutuhkan koper dan paspor, cukup rasa penasaran dan selera makan.
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





