Saleh menegaskan, ke depan BUMD tidak hanya dituntut mengejar keuntungan, tetapi juga harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Evaluasi kinerja secara berkala perlu dilakukan agar setiap BUMD memiliki target yang jelas dan terukur.
“Manajemen harus profesional dan berbasis kinerja. Dengan tata kelola yang baik, BUMD akan semakin kuat. Lalu juga mampu menjadi pilar penting dalam memperkuat struktur fiskal daerah,” kata Ketua DPD Golkar Jateng itu.
Saleh berharap optimalisasi peran BUMD dapat meningkatkan kontribusi terhadap PAD. Selain itu, juga membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah secara berkelanjutan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





