SEMARANG, beritajatent.tv – Tarung Derajat Kota Semarang mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Sebanyak 16 atlet bersiap berlaga di 13 nomor pertandingan dengan misi mempertahankan raihan tiga medali emas. Ini sekaligus mendukung ambisi Kota Semarang bersaing dalam perebutan gelar juara umum.
Persiapan intensif telah berjalan sejak Januari 2026. Para atlet menjalani latihan rutin pagi dan sore untuk mematangkan teknik, meningkatkan kondisi fisik. Serta memperkuat mental bertanding menjelang kompetisi yang berlangsung di wilayah Semarang Raya.
Pelatih Tarung Derajat Kota Semarang, Maruf Setiawan, mengatakan kesiapan atlet melalui program latihan yang telah berlangsung selama sekitar 10 bulan.
“Untuk persiapan kita sudah maksimal dari bulan Januari sampai sekarang. Sudah latihan pagi dan sore. Mau teknik, mental, fisik, atlet sudah siap,” kata Maruf.
Optimis Sumbang Emas di Porprov
Dari total 21 nomor yang pertandingan dalam cabang olahraga Tarung Derajat, kontingen Kota Semarang akan mengikuti 13 nomor. Sejumlah nomor lainnya belum dapat di ikuti karena atlet tidak lolos babak prakualifikasi Porprov.
Meski jumlah nomor yang di ikuti terbatas, tim pelatih optimistis para atlet mampu bersaing dan menyumbangkan medali bagi Kota Semarang.
Nomor Seni Gerak menjadi salah satu andalan Tarung Derajat Kota Semarang untuk mendulang medali dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
BACA JUGA: Nurisa Dian Ashrifah, Atlet Panahan asal Semarang Jemput Emas Bersejarah Asian Games 2026
Selain memaksimalkan peluang di nomor tersebut, tim juga berupaya menjaga konsistensi performa atlet pada seluruh nomor yang di ikuti.
Maruf memasang target realistis dengan mempertahankan pencapaian pada Porprov sebelumnya di kawasan Pati Raya. Ketika itu, Tarung Derajat Kota Semarang berhasil membawa pulang tiga medali emas, lima perak, dan dua perunggu.
“Target kita jelas untuk menyumbang medali emas buat Kota Semarang. Tapi kita targetnya minimal menyamai Porprov sebelumnya di Pati Raya, yaitu tiga medali emas, lima perak, dua perunggu,” ujarnya.
Tantangan pada Porprov kali ini di perkirakan tidak mudah. Pati menjadi salah satu daerah yang perlu diwaspadai setelah tampil sebagai juara umum pada penyelenggaraan sebelumnya. Sementara itu, Kota Semarang menempati posisi kedua.
Kondisi tersebut membuat pematangan teknik, kebugaran, dan kesiapan mental menjadi perhatian penting menjelang pertandingan.
Tim pelatih berharap seluruh atlet mampu tampil optimal ketika menghadapi lawan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Ketua Pengcab Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Kota Semarang, Nur Salim Efendi, berharap seluruh atlet dapat menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalani persiapan hingga pertandingan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa target prestasi harus diimbangi dengan kesiapan atlet serta kemampuan mempertanggungjawabkan hasil latihan di arena pertandingan.
“Harapannya satu, jaga kesehatan, keselamatan, kesuksesan untuk berhasil memberikan prestasi yang terbaik untuk KONI Kota Semarang,” kata Nur Salim.
Terkait peluang meraih emas, ia berharap prestasi yang telah dicapai pada Porprov sebelumnya dapat kita pertahankan. Menurutnya, para atlet harapannya mampu memberikan hasil terbaik tanpa dibebani target yang berlebihan.
“Masalah emas insyaallah bisa tetap emas. Tapi minimal emas kemarin bisa kita pertahankan. Saya tidak pernah memberikan harapan yang muluk-muluk. Yang jelas bisa mempertanggungjawabkan,” ujarnya.
Dukungan terhadap kesiapan atlet harapannya dapat membantu Tarung Derajat Semarang menjaga performa dan mempertahankan kontribusinya terhadap perolehan medali kontingen Kota Semarang.
Pantau Perkembangan Atlet
Sementara itu, Wakil Ketua Umum V KONI Kota Semarang, Ferry Satariyanto, menyampaikan bahwa pemantauan terhadap kesiapan atlet dan cabang olahraga terus berjalan menjelang Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Pemantauan tersebut mencakup berbagai aspek pembinaan, mulai dari lokasi latihan, program yang disusun pelatih, hingga kebutuhan gizi atlet.
KONI juga menjalankan fungsi pengawasan untuk mengidentifikasi dan membantu mencari solusi atas kendala yang masing-masing cabang olahraga hadapi.
“Kita juga fungsi kontrol. Di KONI itu juga ada setiap pengurus untuk membawahi masing-masing cabor. Itu fungsinya untuk bisa tahu permasalahan di masing-masing cabor,” jelas Ferry.
BACA JUGA: Lintasan Atletik Tri Lomba Juang Semarang Buka Lagi, Lapangan Tenis Mulai Renovasi
Menurutnya, pemantauan penting agar kebutuhan atlet selama persiapan dapat terpenuhi dan persoalan yang berpotensi mengganggu kesiapan bertanding bisa segera tertangani.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, mayoritas cabang olahraga Kota Semarang telah berada pada jalur persiapan yang sesuai.
“Saya lihat, alhamdulillah cabor-cabor yang nanti akan bertanding semua on the track. Sudah 90 persen lebih kesiapannya dari cabor-cabor untuk bertanding di Porprov nanti,” kata Ferry.
Selain menjalani latihan rutin, sejumlah atlet juga mengikuti uji tanding atau try out serta kejuaraan di daerah lain.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mengenali karakter lawan sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya.
Dengan persiapan yang telah berlangsung sejak awal tahun, Tarung Derajat Kota Semarang kini memusatkan perhatian pada tahap akhir pembinaan.
Sebanyak 16 atlet akan berjuang di 13 nomor pertandingan dengan target mempertahankan tiga medali emas, lima perak, dan dua perunggu pada Porprov sebelumnya.
Hasil perjuangan mereka nantinya harapannya menjadi salah satu penopang bagi kontingen Kota Semarang dalam persaingan meraih prestasi terbaik pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026. (*)





