“Penguatan kedaulatan digital menjadi katalis inovasi, daya saing, dan pertumbuhan berbagai sektor industri. Kehadiran NCC harapannya menciptakan multiplier effect melalui meningkatnya investasi dan berkembangnya industri digital di Batam maupun Indonesia,” katanya.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan pembangunan NCC merupakan bagian dari komitmen TelkomGroup dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia.
“Melalui pengembangan infrastruktur digital yang berkelanjutan, TelkomGroup terus memperkuat konektivitas nasional dan internasional. NCC menjadi simbol kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang saling terhubung,” ujar Dian.
Menurutnya, keberadaan jalur baru tersebut tidak hanya memperkuat jaringan nasional. Tetapi juga menjadi alternatif konektivitas bagi Singapura sebagai salah satu hub digital terbesar di Asia.
Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, menambahkan NCC akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan layanan digital masa depan.
“Infrastruktur ini akan mendukung perkembangan cloud, artificial intelligence, hyperscaler, hingga interkoneksi pusat data. Bersama pengembangan Indonesia Cable Express berikutnya. TelkomGroup melalui Telin akan terus memperluas jaringan konektivitas digital internasional,” jelasnya.
Kembangkan Jaringan Fiber Optik Darat dan Kampus Pusat Data
Chief Executive Officer BW Digital, Ludovic Hutier, mengatakan kerja sama dengan Telin menghadirkan ekosistem digital. Yang terintegrasi untuk menjawab lonjakan kebutuhan layanan digital di kawasan.
Selain membangun kabel bawah laut NCC, BW Digital juga mengembangkan jaringan fiber optik darat Citra Connect dan kampus pusat data NDP1 berkapasitas 144 megawatt di Batam.
“Kami membangun platform digital masa depan yang mampu mendukung pertumbuhan layanan cloud, AI, dan data center di Asia Tenggara,” kata Ludovic.
Sementara itu, CEO Nongsa Digital Park, Mike Wiluan, menyebut pendaratan NCC menjadikan Nongsa sebagai salah satu titik strategis kabel serat optik bawah laut internasional.
“Pendaratan kabel ini menjadi awal terbentuknya gerbang digital baru yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura dan dunia. Kami berharap semakin banyak kabel internasional mendarat di Nongsa pada masa mendatang,” ujarnya.





