Sebanyak 2 titik di Kecamatan Banyumanik, 1 titik di Kandeman, 1 titik di Sragen,1 titik di Kecamatan Purwokerto Timur, 1 titik di Gondangrejo, 1 titik di Tembalang, 1 titik di Kecamatan Laweyan., 1 titik di Slawi, 1 titik di Blora (Blora kota), 1 titik di Kecamatan Mejobo, 1 titik di Pemalang, 1 titik di Kecamatan Kalinyamatan, 1 titik di Kecamatan Semarang Utara, 1 titik di Kecamatan Jepara, 4 titik di Kecamatan Ngemplak, 1 titik di Kecamatan Kebon Bimo, 1 titik di Sukoharjo, 1 titik di Wonopringgo, 1 titik di Kecamatan Colomadu, 1 titik di Kecamatan Sidoarjo, 1 titik di Kecamatan Ngaliyan, 1 titik di Jebres, 1 titik di Temanggung, 1 titik di Kecamatan Ketanggungan, 1 titik di Kecamatan Karangdowo, 1 titik di Kecamatan Pituruh, 1 titik di Kecamatan Kejajar, 1 titik di Kecamatan Wonogiri, 1 titik di Margorejo, 1 titik di Kecamatan Kemiri, 1 titik di Kecamatan Baki, 1 titik di Cilacap Tengah, 1 titik di Kemangkon, 1 titik di Songgom, 1 titik di Kendal, 1 titik di Magelang Selatan.
BACA JUGA: Mendikdasmen Tinjau Program Makan Bergizi Gratis untuk 2.679 Siswa di SMPN 12 Semarang
Dengan peluncuran ini, masyarakat harapannya dapat merasakan manfaat nyata dari program Makan Bergizi Gratis.
Fokus utama BGN yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia, khususnya di daerah yang membutuhkan dukungan lebih. (*)





