Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Dadapan Sendangmulyo pada pukul 13.00 WIB. Tak berselang lama, Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, datang ke rumah duka bersama Camat Tembalang.
“Pak Wakil Walikota sama Pak Camat, sama Sekretaris Kecamatan, tadi ke sini sekitar jam 14.00 WIB, enggak lama setelah dimakamkan,” tutur Prima.
Pihak BRT juga telah mendatangi rumah duka dan mengucapkan belasungkawa serta permohonan maaf atas peristiwa tersebut.
Korban merupakan warga yang aktif mengikuti kegiatan di lingkungan rumah
Kepergian korban tentu meninggalkan kesedihan bagi keluarga. Tetangga yang mendengar kabar tersebut pun terkejut dan merasa kehilangan.
Saat kecelakaan terjadi, korban hendak menuju ke Kelurahan Sendangmulyo. Hal itu terungkap oleh Suwarno, salah satu tetangga yang juga melihat keadaan korban setelah dipindah ke halaman masjid.
“Ya katanya itu ada kegiatan, rapat di kelurahan. Saya juga dapat kabar terus datang ke masjid. Saya cek [nadi] tadi sudah enggak ada. Terus sesaat kira-kira ya sekitar 2-3 menit, putranya [korban], Mas Prima, datang terus akhirnya bawa ke rumah sakit,” jelasnya.
Suwarno mengatakan bahwa korban merupakan warga yang aktif mengikuti kegiatan di lingkungan perumahan.
“Almarhumah aktif sebagai warga. Beliau itu [rajin] di pengajian di masjid. Kemudian di kegiatan lansia. Aktif itu beliau semenjak purna tugas dua atau tiga tahun yang lalu. Beliau aktif kegiatan masyarakat total itu,” tuturnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





