Peristiwa

Terungkap Kerugian Besar Gunung Bromo Dampak Kebakaran Flare Prewedding

×

Terungkap Kerugian Besar Gunung Bromo Dampak Kebakaran Flare Prewedding

Sebarkan artikel ini
kebakaran di Gunung Bromo
Berikut beberapa kerugian dari kebakaran di Bukit Teletubbies, Gunung Bromo (Foto: Instagram/terangmedia)

PROBOLINGGO, beritajateng.tv – Sebagaimana kita ketahui, Wisata Gunung Bromo resmi tutup total karena kebakaran hutan di Bukit Teletubbies, Jawa Timur. Adapun kejadian mengenaskan ini terjadi akibat penyalaan flare untuk foto prewedding beberapa waktu lalu. Tentunya penutupan total ini memberikan dampak besar juga di bidang sektor peristiwa. Kabar terkini, jalur menuju atau melintas melalui wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) juga tutup.

“Bagi pengunjung yang telah melakukan pembelian karcis melalui booking online, dapat mengajukan reschedule saat wisata kembali dibuka. Tata cara reschedule akan diinfokan pada kesempatan berikutnya,” tulis keterangan resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) yang beritajateng.tv lansir pada Selasa, 12/09/2023.

Adapun kebijakan ini tercipta karena api masih terus merembet ke beberapa wilayah yang bisa membahayakan para wisatawan. Selain itu, manajemen meminta kepada masyarakat untuk tidak menyalakan api dan sejenisnya demi menjaga kawasan TN BTS.

“Antara lain petasan, kembang api dan flare demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan bersama serta melaporkan kepada petugas jika menemukan titik titik api di kawasan TN BTS,” jelasnya.

BACA JUGA:Pipa Saluran Air Terputus, 6 Desa Alami Krisis Air Bersih Imbas Kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo

Tentunya, dampak kebakaran di Taman Nasional Bromo ini tak hanya terasa oleh pihak pengelola, namun juga pelaku usaha lainnya. Beberapa usaha seperti jasa usaha kuda, pelaku usaha makanan dan minuman serta para pengusaha jip Bromo juga ikut merasakan dampaknya. Sejak hari ketiga kebakaran, kabarnya mereka sudah tak lagi aktif.

Kerugian Manajemen dari Kebakaran

Lantas, apa saja kerugian pihak manajemen serta pelaku jasa wisata tersebut?

Melansir dari laman resmi TN BTS per hari, Bromo mendapat kunjungan sebanyak 1.123 per hari periode 14-22 Agustus 2023. Berikut harga reservasi wisatawan:

Wisatawan lokal 

Hari kerja: Rp 29.000

Hari libur: Rp 34.000

Wisatawan asing 

Hari kerja: Rp 220.000

Hari libur: Rp 320.000

Dari total jumlah kunjungan sepanjang 2022 tersebut, ada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp11,65 miliar. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak Rp4,85 miliar.

BACA JUGA:Kebakaran Savana Bromo Capai Ratusan Hektare dengan 7 Titik Api, Kepala BB TNBTS: 6 Berhasil Padam, 1 Belum

Balai Besar TN BTS masih melakukan pembatasan kunjungan harian di kawasan taman nasional tersebut. Per hari, jumlah pengunjung dibatasi sebanyak 2.751 orang, atau tidak dibuka 100 persen sesuai total daya tampung kawasan.

Apabila penutupan wisata Bromo tutup selama satu pekan, maka perkiraan kerugian Rp267 juta.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp