Ekbis

Tingkatkan Literasi Keuangan Jutaan Perempuan Indonesia Lewat Kolaborasi Prudential dan KPPPA

×

Tingkatkan Literasi Keuangan Jutaan Perempuan Indonesia Lewat Kolaborasi Prudential dan KPPPA

Sebarkan artikel ini
Literasi Keuangan Perempuan Prudential
Foto bersama usai penyelenggaraan literasi keuangan bersama ribuan perempuan di Jakarta, Kamis 7 Desember 2023. (Ellya/beritajateng.tv)

JAKARTA, beritajateng.tv – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mengedukasi tingkatkan literasi keuangan jutaan perempuan Indonesia.

Prudential berkomitmen mendukung perempuan Indonesia semakin berdaya memperluas program edukasi Literasi Keuangan bagi Perempuan (Financial Literacy for Women) di Indonesia.

Bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sejak tahun 2000 hingga saat ini. Program ini berhasil menjangkau 17,6 juta perempuan yang tersebar di berbagai penjuru wilayah di Indonesia.

Khususnya dalam hal peningkatan pengetahuan dasar akan manajemen keuangan, serta edukasi terkait pentingnya proteksi bagi diri dan keluarga.

Program ini sejalan dengan target pemerintah, khususnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat yang tercantum dalam Peraturan OJK No. 76/POJK.07/2016.

Sebagai bentuk keberlanjutan program tersebut, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah kembali mengadakan Workshop Literasi Keuangan bagi Perempuan.

Mengambil tema ‘Merdeka Finansial Bukan Sekedar Impian’. Merupakan kolaborasi bersama Masyarakat Ekonomi Syariah. Serta menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hadir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Mohammad Ismail Riyadi Kepala Group Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah OJK. Serta Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah periode 1442-1445 H, Dr. Hj. Siti Ma’rifah, SH., MH. memberikan sambutan pada acara yang berlangsung secara daring maupun luring.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan perempuan merupakan kekuatan bangsa dan negara yang akan menentukan pembangunan Indonesia di masa depan.

“Dengan memiliki pemahaman dasar finansial perempuan akan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat. Sehingga merdeka finansial bagi perempuan bukan hanya impian tapi sebuah realita yg dapat tercapai dengan edukasi, kesadaran dan tindakan nyata,” katanya.

“Saya percaya, perempuan yang berdaya secara ekonomi akan turut serta meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Memberikan nutrisi serta pendidikan yang layak bagi anak-anaknya. Dalam jangka panjang, berdayanya seorang perempuan akan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” imbuhnya.

Tingkatkan Literasi Keuangan Perempuan

Senada, Michellina Laksmi Triwardhany, Presiden Direktur Prudential Indonesia menekankan pentingnya peran perempuan besar sebagai penggerak ekonomi nasional.

“Kami percaya bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki perempuan yang cerdas dan berdaya, termasuk dalam hal finansial. Di Indonesia, 49,496 dari total 275,7 juta penduduk Indonesia adalah perempuan!. Tidak hanya itu, 64,5Yo pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) adalah perempuan,” ujarnya.

Sehingga, kata Michellina Laksmi, tidak dapat kita pungkiri bahwa perempuan merupakan kelompok kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Inilah mengapa literasi dan inklusi keuangan menjadi penting untuk mendukung perempuan Indonesia semakin berdaya. Hingga pada akhirnya bisa merdeka secara finansial dan keluarga pun ikut sejahtera,” sebutnya.

Survei OJK tahun 2022 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan perempuan mengalami peningkatan, yaitu dari 36,13 Yo tahun 2019 menjadi 50,33 Yo tahun 2022.

“Melalui program Literasi Keuangan bagi Perempuan, kami bangga dapat turut berkontribusi secara konkrit dan berkelanjutan. Hingga mampu menjangkau 17,6 juta perempuan di berbagai wilayah di Indonesia selama empat tahun terakhir,” jelasnya.

“Ini sejalan dengan komitmen kami sebagai mitra bagi setiap kehidupan dan pelindung bagi setiap masa depan,” tambah Michellina.

Selama 2023, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah telah sukses menyelenggarakan edukasi keuangan di empat kota. Yaitu di Sumenep (Madura), Pati, Lombok Utara, dan Halmahera Barat.

Berlangsung secara tatap muka, virtual maupun hybrid melalui platform Zoom dan YouTube, dengan total partisipasi sebanyak 4.528 peserta.

Program ini bagian dari komitmen Prudential Indonesia dan Prudential Syariah menjangkau wilayah-wilayah 3T (daerah tertinggal, terdepan, dan terluar). Yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih, termasuk dalam sisi literasi keuangan.

Selain kelompok perempuan, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran literasi keuangan menyeluruh di jenjang kehidupan. Termasuk bagi anak-anak melalui program Cha-Ching, program literasi keuangan untuk remaja, serta bagi komunitas syariah. Program-program tersebut telah berhasil menjangkau hingga lebih dari 70 juta masyarakat di Indonesia. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp