“Anak PAUD istilahnya kan cikal bakal generasi penerus ya, walau belum bisa baca namun harus digencarkan. Jadi menanamkan keingintahuan supaya gemar membaca, memperbanyak literasi,” katanya.
Ia pun berharap, siswa PAUD yang masih berusia di bawah lima tahun (balita) dapat memilki rasa keingintahuan yang tinggi terhadap buku di masa depan kelak.
“Kedepannya di tingkat TK, SD, SMP, SMA mereka sudah punya rasa ingin tahu yang besar,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





