SEMARANG, beritajateng.tv – Ada beberapa catatan penting bagi penderita asam lambung agar tetap nyaman dan aman ketika berpuasa di bulan Ramadan.
Sejumlah tips yang dibagikan oleh dr. Tirta agar puasa tetap lancar tanpa memicu maag kambuh, salah satunya dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat dan tepat.
Menurutnya, kunci utama yaitu dengan menghindari faktor pemicu yang membuat produksi asam lambung meningkat secara berlebihan. Dengan pengaturan yang baik, penderita tetap bisa menjalankan ibadah puasa secara aman dan nyaman.
Tips Asam Lambung Aman saat Puasa
Hindari Pemicu dan Atur Pola Makan
Beberapa makanan yang bisa memicu asam lambung seperti makanan asam, pedas, bersoda, berkafein, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Maka dari itu, langkah awal yang perlu jadi catatan penting adalah menghindari makanan-makanan tersebut.
Bagi yang mempunyai kebiasaan minum kopi, alangkah baiknya untuk mengonsumsi setelah lambung terisi makanan. Hindari langsung minum kopi saat berbuka dalam kondisi perut kosong. Dahulukan minum air putih saat berbuka, sebelum mengonsumsi makanan lain.
Ia juga menegaskan pentingnya makan dalam porsi secukupnya saat sahur dan berbuka. Makan berlebihan dapat menyebabkan perut terasa penuh, begah, bahkan memicu GERD. Sebaliknya, makan terlalu sedikit bisa menyebabkan nyeri lambung atau gastritis.
Saran lainnya juga agar berhenti makan sebelum terlalu kenyang. Pola berbuka bisa cukup sederhana dengan makanan ringan terlebih dahulu, lalu berlanjut makan utama setelah salat Magrib atau setelah tarawih dengan jeda yang cukup sebelum tidur.
Jaga Cairan, Obat, dan Pola Hidup
Kebutuhan cairan juga perlu jadi prioritas utama yaitu asupan air putih sekitar 30 mililiter per kilogram berat badan per hari. Hindari minum berlebihan saat sahur karena memicu sering buang air kecil dan mengganggu istirahat.
Bagi penderita yang sedang menjalani pengobatan lambung, obat tetap harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter dengan penyesuaian waktu, seperti saat berbuka, sebelum tidur, atau menjelang sahur.
Pola tidur yang teratur turut membantu menjaga kestabilan asam lambung dan hindari begadang hingga mendekati waktu sahur.
Olahraga ringan secara rutin dan pengelolaan stres juga menjadi faktor penting. Jika nyeri lambung muncul hebat dan tidak tertahankan saat berpuasa, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Bila kondisi tidak memungkinkan, puasa dapat diganti setelah sembuh. (*)





