Peristiwa

Terseret Arus Sungai di Singorojo Kendal, 3 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tewas, 3 Masih Hilang

×

Terseret Arus Sungai di Singorojo Kendal, 3 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tewas, 3 Masih Hilang

Sebarkan artikel ini
Konten Kreator Demak Meninggal | Sungai Lak | Mahasiswa UIN Walisongo | Jembatan Jurug | balita mranggen | RSJD Solo | Ilustrasi orang hanyut atau tenggelam. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi orang hanyut atau tenggelam. (Foto: Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Enam mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang terseret arus deras saat bermain tubing di Sungai Singorojo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Selasa, 4 November 2025.

Dari enam orang tersebut, Kapolsek Singorojo, AKP Sudali, mengonfirmasi penemuan tiga jenazah korban. “Tiga korban sudah ketemu dan terevakuasi. Saat ini tim masih mengevakuasi jenazah ketiga,” ujarnya.

Keenam mahasiswa itu terseret arus ketika menikmati wisata air di Tubing Jolinggo, Desa Getas, tanpa menyadari derasnya arus sungai.

BACA JUGA: Anak Ibu yang Meninggal di Kendal Ternyata Dilarang Meminta Bantuan Tetangga

Penemuan korban pertama di bawah Jembatan Kaliringin, korban kedua di Desa Banyuringin, dan korban ketiga tak jauh dari lokasi awal kejadian.

Warga Dusun Jolinggo, Imam, menuturkan, teman korban memberi kabar sekitar pukul 13.53 WIB bahwa enam mahasiswa hanyut. Menurutnya, cuaca saat kejadian cerah tanpa hujan, namun sungai menerima banjir kiriman dari wilayah atas.

“Teman korban langsung melapor ke aparat desa. Warga pun segera membantu pencarian,” katanya.

Pencarian mahasiswa KKN UIN Walisongo tengelam di Sungai Singorojo Kendal berlanjut besok

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menjelaskan, pencarian dihentikan sementara karena kondisi gelap dan arus semakin deras. “Pemantauan tetap dilakukan 24 jam oleh BPBD dan relawan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pencarian akan berlanjut esok pagi pukul 07.00 dengan dukungan tim gabungan BPBD, Basarnas, PMI, dan relawan masyarakat.

Korban meninggal teridentifikasi sebagai Syifa Nadhilah asal Pemalang, M. Labib Rizqi dari Pekalongan, dan Riska Amelia dari Pemalang. Ketiganya tengah dalam pemeriksaan medis di RSUD Dr. Soewondo Kendal.

BACA JUGA: Geger Jenazah Ibu Membusuk di Kendal, Dua Anaknya Hanya Minum Air Selama Sebulan

Kasi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo, menjelaskan bahwa korban terseret arus deras secara tiba-tiba saat beraktivitas di area wisata Tubing Jalinggo bersama rekan KKN.

Koordinator Lapangan BPBD Kendal, Ahma Garlih, menyebut pencarian terbagi menjadi tiga tim di Tubing Jalinggo, Banyuringin, dan Jembatan Singorojo. Namun operasi terpaksa mandek sementara demi keselamatan petugas.

Bupati Dyah mengimbau warga agar menghindari aktivitas di sungai ketika curah hujan tinggi. “Arus bawah bisa datang tanpa terduga. Keselamatan harus jadi prioritas,” tandasnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp