Jateng

Viral! Dirut Bulog Dihadang Petani Tebu di Blora, Ini Janji soal Pabrik GMM

×

Viral! Dirut Bulog Dihadang Petani Tebu di Blora, Ini Janji soal Pabrik GMM

Sebarkan artikel ini
Tangkap layar sejumlah petani hadang mobil Dirut BULOG di GMM, Blora. (Heri/beritajateng.tv)
Tangkap layar sejumlah petani hadang mobil Dirut BULOG di GMM, Blora. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Video momen Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dihadang petani tebu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi saat rombongan menuju pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM).

Aksi penghadangan ini terjadi tak lama setelah ribuan petani tebu menggelar demonstrasi menuntut operasional pabrik gula GMM segera berjalan untuk musim giling tahun 2026.

Dalam video amatir yang beredar, sejumlah petani tampak menghadang kendaraan rombongan sambil membawa spanduk. Mereka meminta bertemu langsung dengan Dirut Bulog untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta kejelasan nasib hasil panen tebu mereka.

BACA JUGA: Viral Penjualan Susu Sekolah Program MBG di Minimarket, Ini Penjelasan BGN

Petani terlihat bersikeras ingin berdialog dan mendengar langsung solusi dari pihak Bulog terkait mandeknya operasional pabrik gula tersebut.

Setelah pertemuan dengan perwakilan petani, Ahmad Rizal Ramdhani akhirnya memberikan penjelasan. Ia menyatakan pihaknya akan melakukan pembenahan pada pabrik gula GMM agar dapat kembali menyerap hasil tebu petani.

“Kami akan memperbaiki mesin sesuai aturan baru, yakni mengganti mesin menjadi khusus penggilingan tebu, bukan rafinasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut harapannya mampu meningkatkan kapasitas serapan tebu petani di wilayah Blora dan sekitarnya.

Dirut Bulog Janji Rombak PG GMM dan Serap Tebu Rakyat

Rizal menyampaikan bahwa langkah pertama yang di ambil adalah memberikan jaminan pasar bagi hasil panen masyarakat.

“Perum Bulog bersedia membantu menyerap seluruh tebu petani Blora untuk disalurkan ke empat pabrik gula milik negara di wilayah Jawa Tengah. Ini adalah langkah antisipasi sambil kita menunggu perbaikan Pabrik Gula GMM Bulog selesai,” ujarnya.

Tak hanya soal serapan hasil tani, restrukturisasi besar-besaran juga akan menyasar internal manajemen pabrik. Rizal mengungkapkan komitmennya untuk membawa semangat baru dengan melibatkan tenaga ahli lokal.

“Kami akan segera melakukan penggantian direksi pimpinan dan pengurus Pabrik Gula GMM Bulog dengan melibatkan potensi putra daerah,” tambahnya.

Terakhir, Rizal meredam kekhawatiran mengenai nasib para pekerja selama masa transisi perbaikan pabrik. Ia menjamin operasional SDM tetap berjalan meski pabrik sedang dalam tahap renovasi mesin.

“Untuk sementara waktu, kami akan memberdayakan SDM pekerja untuk disalurkan ke beberapa perusahaan Bulog di sekitar Blora, mencakup wilayah Jateng-DIY. Tujuannya agar pekerja tetap bisa produktif dan bekerja sambil menunggu perbaikan Pabrik Gula GMM Bulog tuntas,” pungkasnya.

BACA JUGA: Viral Daun Bergerak saat Shalat Idul Fitri, Tanda Kebesaran Tuhan atau Fenomena Alam? Ini Penjelasannya

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik balik bagi kemajuan sektor perkebunan di Blora, sekaligus memperkuat peran Bulog sebagai penyangga kedaulatan pangan nasional hingga ke level daerah. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp