Jateng

Viral Jasa Suruh Semarang, Layanan Serba Bisa Dari Beli Makan-Kubur Kucing: Pernah Kena Order Fiktif

×

Viral Jasa Suruh Semarang, Layanan Serba Bisa Dari Beli Makan-Kubur Kucing: Pernah Kena Order Fiktif

Sebarkan artikel ini
Jasa Suruh Semarang
Jasa suruh Semarang @semarangjasasuruh saat melayani orderan pelanggan, Selasa, 18 November 2015. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bisnis jasa suruh tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pengguna jasa bisa menggunakan layanan serba-bisanya untuk membeli makanan, menguburkan kucing, menemani jalan, hingga mengambil dokumen.

Salah satu founder jasa suruh di Kota Semarang dengan akun TikTok @semarangjasasuruh, Boim Syahputra, mengatakan bahwa ide bisnis ini muncul pada dini hari saat ia sedang ngopi dan merokok di rumah.

Boim bercerita, ide itu muncul sekitar pukul 01.00 WIB dini hari ketika ia sedang scrolling TikTok. Ia menemukan konten “jasa suruh” dari daerah lain yang memicunya melakukan riset.

“Saya cek, ternyata di Semarang dulu pernah ada, tapi sudah tidak aktif. Dari situ saya lihat peluang. Modal awalnya cuma bikin email dan akun TikTok Jasa Suruh Semarang @semarangjasasuruh,” ujarnya kepada beritajateng.tv pada Selasa, 18 November 2025.

BACA JUGA: Kisah Unik Jasa Antar Jemput Semarang: Ketemu Dosen hingga Tengok Pacar Lagi Ngambek!

Pada Juli 2025, ia mulai mengunggah konten. Tak disangka, order pertama langsung datang yakni mengantarkan buket ke seorang mahasiswa di Semarang. Sejak itu, bisnisnya berjalan dan terus meluas.

Awalnya, Boim menjalankan semuanya sendiri, mulai dari komunikasi, pemasaran, hingga turun langsung menjalankan tugas. Kini, Jasa Suruh Semarang memiliki 5 anggota aktif, dan banyak calon mitra yang mendaftar.

“Setiap hari ada yang chat ingin gabung. Bahkan kemarin saja ada tiga orang yang daftar jadi mitra,” katanya.

Meski banyak peminat, Boim memilih tetap fokus satu akun pusat dulu. Mitra yang bergabung akan ditempatkan sesuai domisili agar layanan tetap merata di seluruh Semarang.

Jasa Suruh Semarang bisa terima hingga puluhan order dalam sehari

Dalam sehari, Jasa Suruh Semarang bisa menerima 5-30 order dengan tarif mulai Rp20.000. Jenis layanannya pun sangat beragam. “Lebih dari 30 jenis jasa pernah saya kerjakan,” kata Boim.

Mulai dari tugas-tugas ringan seperti membeli cilok, mengambil obat, atau membelikan air mineral. Ada juga tugas tak terduga seperti menguburkan kucing, mendorong motor mogok, bersih-bersih rumah, reparasi sepeda, jasa teman jalan.

Ia juga pernah menerima permintaan menemani pasien di rumah sakit, jasa mantau atau intel (pengawasan), hingga menemani wisata ke luar kota sampai Ambarawa dan Salatiga.

BACA JUGA: Mau Kerjain Apa Aja, Ini Deretan Pekerjaan Aneh-aneh Santo Suruh, Jadi Pengawal Ibu-ibu pun Oke

Menurut Boim, pelanggan terbanyak berasal dari kalangan pekerja dan mahasiswa perantau. “Orang Semarang itu sibuk semua. Slogan saya, ‘Waktu Anda berharga, biar kami yang bekerja,’” ujarnya.

Boim juga pernah menjadi tempat curhat klien yang tengah kesepian di rumah sakit. Ia bahkan menolak menerima bayaran dari klien tersebut karena mengetahui kondisi hidupnya yang berat.

“Kadang yang kami bantu itu bukan cuma fisiknya, tapi emosinya,” ujarnya.

Orderan paling nyeleneh hingga kena order fiktif

Boim mengaku pernah dibayar hanya untuk membangunkan orang via telepon. “Baru sekali telepon langsung bangun. Kaget juga, dibayar cuma buat bangunin,” katanya.

Permintaan paling heboh adalah saat diminta menguburkan kucing. “Pas mau saya bawa, mbaknya nangis sambil tarik-tarikan, ‘Mas, jangan kubur kucingku.’ Tiga kali begitu. Setelah ikhlas, baru kubur beneran,” kenangnya sambil tertawa.

Di balik kisah unik, Boim juga pernah mengalami kerugian karena order fiktif. Yang paling parah, ia diminta membelikan makanan hampir Rp200 ribu dengan sistem ia talangi dulu. Namun, setelah ia sampai lokasi, klien menghilang.

“Shareloc dihapus, kontak diblok. Saya sampai melongo di jalan bawa makanan,” tuturnya.

Kasus lain adalah ketika klien memaksa ia mengambil SKCK tanpa surat kuasa. Setelah temannya ke Polda Jawa Tengah dan ditolak, klien menolak mengganti bensin.

BACA JUGA: Viral Santo Suruh Mau Kerja Apa Saja, Begini Kisah Awal Mula Buka Jasanya, Ternyata Dulu Kang Galon

“Akhirnya kami ikhlaskan. Tapi saya beri edukasi, orang keluar rumah itu butuh waktu dan biaya,” katanya.

Ia juga pernah membantu mencegah penipuan jual-beli kucing ketika penjual berkali-kali mangkir dan mencoba memberikan kucing palsu.

Meski jasanya lahir dari iseng-iseng, Boim kini melihat Jasa Suruh Semarang sebagai peluang serius dan sekaligus cara membuka lapangan pekerjaan.

“Saya ingin mengajak orang lain bekerja bersama. Banyak yang butuh tambahan penghasilan,” ujarnya.

Ia bahkan sering membolehkan orang dari luar kota yang ingin membuka jasa serupa menggunakan namanya sebagai referensi. “Pekalongan, Jepara, Pati, sudah banyak yang konsultasi ke saya,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp