Aktivitas juga memengaruhi kebutuhan hair care. Rambut yang sering terpapar aktivitas luar ruangan dan kelembapan tinggi cenderung lebih berminyak, sehingga membutuhkan sampo pengontrol sebum serta serum dengan perlindungan ekstra untuk kulit kepala.
Sementara bagi yang lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan, fokus perawatan adalah nutrisi agar rambut tidak kering dan rapuh.
Sito menegaskan bahwa masih banyak kesalahpahaman soal fungsi produk rambut. Scalp serum di aplikasikan langsung ke kulit kepala untuk nutrisi, anti hair fall, atau kulit sensitif.
BACA JUGA: Menteri ESDM Jajal Fasilitas di Serambi MyPertamina, Ada Kursi Pijat, Cek Kesehatan Hingga Cukur Rambut
Hair oil digunakan di batang rambut untuk mengurangi kusut, melindungi dari panas, dan mencegah rambut patah.
Hair mist menjadi inovasi terbaru sebagai sentuhan akhir agar rambut tetap segar sepanjang hari, dengan ukuran praktis untuk dibawa ke mana saja.
“Rambut rontok itu bisa dari akar atau dari batang karena kusut. Jadi produknya harus tepat sasaran,” tegasnya.
Dengan pendekatan berbasis kesehatan kulit kepala, tren rambut masa kini bukan lagi soal gaya semata, melainkan tentang perawatan menyeluruh dari akar hingga ujung. Rambut sehat pun menjadi investasi jangka panjang, bukan hasil instan. (*)
Editor: Farah Nazila





