Melalui uji coba ini, Pemkot ingin mengukur performa kendaraan listrik dari segi daya jelajah, efisiensi energi, dan kenyamanan penumpang. Jika hasilnya optimal, maka bus listrik akan beroperasi penuh pada tahun 2026.
Saat ini, Trans Semarang mengoperasikan 281 unit bus diesel yang melayani delapan koridor dan empat rute pengumpan (feeder). Dalam jangka panjang, seluruh armada direncanakan beralih ke sistem bertenaga listrik secara bertahap.
“Ini awal yang baik. Kalau uji coba ini berhasil, berarti Semarang siap melangkah menuju sistem transportasi yang lebih maju, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” tutup Agustina. (*)
Editor: Elly Amaliyah





