Pariwisata

Walikota Semarang Apresiasi Festival Cheng Ho, Bisa Jadi Wisata Budaya Berbasis Sejarah

×

Walikota Semarang Apresiasi Festival Cheng Ho, Bisa Jadi Wisata Budaya Berbasis Sejarah

Sebarkan artikel ini
Walikota Semarang Apresiasi Festival Cheng Ho, Bisa Jadi Wisata Budaya Berbasis Sejarah
Perayaan Festival Cheng Ho di Sam Poo Kong Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Kami berterima kasih atas atensi dari pemerintah pusat, hadirnya utusan khusus presiden Bapak Profesor Dr. Purnomo Yusgiantoro, kehadiran langsung Ibu Wali. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan Festival Cheng Ho agar lebih besar dan melibatkan kota-kota lain di Indonesia,” kata Mulyadi.

Mulyadi juga menekankan bahwa Laksamana Cheng Ho adalah simbol perdamaian dan akulturasi. Kehadirannya di Semarang meninggalkan warisan budaya yang masih hidup hingga kini, seperti lumpia sebagai ikon kuliner Tionghoa-Jawa.

“Festival ini bukan milik satu komunitas, tapi untuk seluruh warga Semarang. Ini adalah kekuatan budaya yang menyatukan, bukan memecah. Semakin kita jaga, semakin kuat ekonomi dan toleransi kota ini,” tambah Mulyadi

Festival Cheng Ho 2025 menjadi penanda penting bahwa Semarang bukan hanya kota sejarah. Tetapi juga kota masa depan: terbuka, harmonis, dan penuh potensi. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp