SEMARANG, beritajateng.tv — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis siang 13 November 2025.
BMKG memperingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat beserta petir dan angin kencang yang terjadi sejak pukul 11.10 WIB dan perkiraannya berlangsung hingga pukul 13.30 WIB.
“Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah tanggal 13 November 2025 pukul 11.00 WIB berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” tulis BMKG dalam keterangannya.
BACA JUGA: Waspada Cuaca Ekstrem di Jateng Selatan, BMKG: Curah Hujan Capai 500 Milimeter
BMKG menegaskan, kondisi cuaca ekstrem ini tidak hanya akan melanda sejumlah wilayah, tetapi juga berpotensi meluas ke 27 daerah lainnya di Jawa Tengah.
Daerah yang Berpotensi Hujan Lebat
BMKG mencatat sedikitnya 9 kabupaten dan kota di Jateng berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada siang ini, yakni:
-
Kabupaten Magelang: Candimulyo, Pakis, Grabag, Tegalrejo
-
Kabupaten Boyolali: Teras, Sawit, Banyudono
-
Kabupaten Sukoharjo: Mojolaban
-
Kabupaten Karanganyar: Jaten, Gondangrejo, Kebakkramat
-
Kabupaten Sragen: Masaran
-
Kabupaten Jepara: Karimun Jawa, Donorojo
-
Kabupaten Semarang: Pabelan
-
Kota Surakarta: Jebres
-
Kota Salatiga: Sidorejo, Tingkir, dan sekitarnya
BMKG juga memprediksi hujan berpotensi meluas ke beberapa wilayah. Yakni Wonogiri, Purworejo, Magelang bagian barat, Wonosobo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, dan sebagian Cilacap, Banyumas, serta Kebumen.
BMKG Imbau Waspada Perubahan Cuaca Cepat
Masyarakat diimbau menunda aktivitas luar ruangan terutama di daerah pegunungan, persawahan, dan kawasan yang rawan banjir atau longsor. Warga yang sedang beraktivitas antarkota di wilayah Jawa Tengah juga diminta mengecek prakiraan cuaca sebelum berangkat agar perjalanan tetap aman.
“Kondisi cuaca ini masih bisa berubah dengan cepat. Kami imbau warga untuk selalu memperhatikan pembaruan prakiraan cuaca resmi dari BMKG,” tulis lembaga tersebut.
BACA JUGA: Usai Salatiga, BMKG Peringatkan Potensi Angin Kencang di Pesisir dan Pegunungan Jateng
BMKG juga meminta masyarakat tidak berteduh di bawah pohon atau papan reklame besar saat hujan beserta petir karena berpotensi berbahaya.
Hujan deras yang disertai angin kencang berpotensi menyebabkan genangan air, longsor, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi. BMKG menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan cuaca dan memperbarui informasi secara berkala.
Masyarakat dapat memantau informasi cuaca terkini melalui akun resmi BMKG di media sosial atau aplikasi Info BMKG. (*)





