BACA JUGA: Perjalanan Kuliah Furry Setya ‘Mas Pur TOP’ Raih Gelar Sarjana Setelah Tertunda 16 Tahun
Menurutnya, kehadiran wisudawan dari berbagai latar profesi menunjukkan keberhasilan UPGRIS dalam membuka akses pendidikan yang lebih inklusif.
“Program RPL ini menjadi bukti bahwa belajar bisa kapan saja dan oleh siapa saja. Kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus berkembang,” jelas Suci.
Wisuda ke-81 UPGRIS ini meluluskan 1.335 wisudawan, di antaranya 195 mahasiswa yang lulus tanpa skripsi karena publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi, serta 588 mahasiswa yang meraih sertifikat kompetensi BNSP.
Namun di antara ribuan toga yang dikalungkan, kisah perjuangan “Mas Pur” menjadi simbol bahwa pendidikan tak pernah mengenal kata terlambat. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





