Jateng

12 Finalis Adu Gagasan di Grand Final Duta Baca Semarang 2026, Ini Daftar Para Pemenangnya

×

12 Finalis Adu Gagasan di Grand Final Duta Baca Semarang 2026, Ini Daftar Para Pemenangnya

Sebarkan artikel ini
12 Finalis Adu Gagasan di Grand Final Duta Baca Semarang 2026, Ini Daftar Para Pemenangnya
Foto 12 finalis dan pemenang Duta Baca Semarang 2026. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang mulai menggeser wajah gerakan literasi dari sekadar ajakan membaca menjadi gerakan yang digerakkan langsung oleh anak muda.

Pesan itu terlihat dalam Grand Final Pemilihan Duta Baca dan Duta Baca Pelajar Kota Semarang 2026 yang berlangsung di Gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Rabu, 12 Agustus 2026.

Mengusung tema “Lights of Literacy”, ajang dari Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang tersebut mempertemukan 12 finalis dari sejumlah jenjang pendidikan.

Mereka tidak hanya menjawab soal pengetahuan dan kemampuan berbicara. Para finalis juga menyampaikan gagasan untuk membuat budaya literasi lebih dekat dengan kehidupan anak muda.

BACA JUGA: Bukan Sekadar Kibarkan Merah Putih, Ini Pesan Agustina untuk 27 Paskibraka Semarang 

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang Nur Huda Iskandar mengatakan, pemilihan Duta Baca menjadi bagian dari strategi pemerintah memperluas gerakan literasi di tengah masyarakat.

“Kegiatan Pemilihan Duta Baca dan Duta Baca Pelajar ini merupakan bentuk komitmen Ibu Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. Untuk terus mengajak anak-anak muda meningkatkan kecintaan terhadap literasi,” ujar Nur Huda.

Menurutnya, gelar Duta Baca tidak boleh berhenti sebagai penghargaan. Para pemenang justru memiliki tanggung jawab untuk menjadi penggerak literasi di lingkungan masing-masing.

“Duta Baca yang terpilih bukan sekadar pemegang gelar, melainkan pilar penggerak dan role model yang akan menyebarkan semangat membaca di lingkungan sekolah, kampus, hingga masyarakat luas,” katanya.

12 Finalis Adu Gagasan Literasi

Sebanyak 12 finalis yang tampil dalam grand final sebelumnya telah melewati sejumlah tahapan seleksi.

Proses tersebut mulai dari seleksi administrasi dan wawancara. Para peserta kemudian di saring hingga menyisakan finalis yang berhak memperebutkan gelar juara.

Pada babak final, peserta tidak hanya mengandalkan kemampuan berbicara. Mereka juga mempresentasikan visi dan gagasan mengenai pengembangan literasi di Kota Semarang.

Finalis dari kategori SD, SMP, hingga umum atau perguruan tinggi menunjukkan gagasan yang beragam di hadapan dewan juri.

Panggung grand final pun menjadi ruang bagi para peserta untuk membuktikan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca buku.

Literasi juga dapat dikembangkan melalui kemampuan berpikir kritis, menyampaikan gagasan, memanfaatkan informasi secara bijak, serta mengajak orang lain terlibat.

Sebelum pengumuman pemenang, panitia menghadirkan sesi final speech dari Duta Baca Pelajar Kota Semarang 2023 dan Duta Baca Kota Semarang 2024.

Sesi tersebut menjadi simbol pergantian peran dari duta sebelumnya kepada generasi baru.

Momentum itu sekaligus menegaskan bahwa gerakan literasi membutuhkan keberlanjutan. Gelar Duta Baca bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi harapannya menghasilkan kader yang terus menghidupkan kegiatan literasi setelah ajang berakhir.

Ini Daftar Pemenang Duta Baca Semarang 2026

Muhammad Thoriqul Huda dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) berhasil meraih juara I kategori Duta Baca Putra.

Untuk kategori Duta Baca Putri, gelar juara I yakni Widyaningrum Cahya Endriana, siswi kelas XII SMA Negeri 5 Semarang.

Sementara itu, kategori Duta Baca Pelajar tingkat SD dimenangkan Anjani Tesalonika Lase dari SD Kebon Dalem 2 Semarang.

Adapun gelar Duta Baca Pelajar tingkat SMP diraih Salsabilla Nadifa Setiawan dari SMP Hj. Isriati.

Keempat pemenang tersebut kini mendapat tantangan yang lebih besar. Mereka di tuntut membuktikan bahwa gelar yang mereka peroleh bukan sekadar simbol. Tetapi mampu menghasilkan gerakan nyata untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di Kota Semarang.

Dengan tema “Lights of Literacy”, Pemkot Semarang ingin menempatkan anak muda bukan hanya sebagai sasaran program literasi. Tetapi sebagai pelaku utama yang menyalakan gerakan tersebut di sekolah, kampus, keluarga, dan masyarakat. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp