Gaya Hidup

2 Teks Khutbah Jumat: Menyikapi Musim Kemarau dan Meningkatkan Ketakwaan di Bulan Syawal

×

2 Teks Khutbah Jumat: Menyikapi Musim Kemarau dan Meningkatkan Ketakwaan di Bulan Syawal

Sebarkan artikel ini
Tarawih Muhammadiyah
Warga Muhammadiyah mulai melaksanakan salat tarawih pertama Ramadan 1447 Hijriah di Masjid At Taqwa Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jalan Wonodri Baru Raya Kota Semarang, Selasa, 17 Februari 2026 malam. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

4. Peduli terhadap sesama
Bantu saudara yang terdampak kekeringan, baik dengan air bersih maupun bantuan lainnya.

5. Menjaga lingkungan
Kerusakan alam seperti kebakaran hutan harus dicegah. Menjaga bumi adalah amanah.

Khutbah Jumat Kedua

اَلْحَمْدُ للهِ، اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِالْاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ، وَهُوَ الَّذِيْ أَدَّبَ نَبِيَّهُ مُحَمَّدًا ﷺ فَأَحْسَنَ تَأْدِيْبَهُ…

أما بعد

فيا أيها الحاضرون، أُوْصِيْنِي نَفْسِيْ وَ إِيَّاكُم بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْن.

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah,

Kita saat ini berada di bulan Syawal, bulan peningkatan keimanan setelah Ramadhan. Kata Syawal bermakna “meningkat”, yaitu peningkatan dalam ketaatan kepada Allah.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan iman di bulan Syawal:

Meninggalkan larangan Allah dan sifat tercela
Menguatkan rukun iman dalam kehidupan sehari-hari
Memperbanyak sedekah kepada fakir miskin dan anak yatim

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 177:

“Laisal birra an tuwallu wujuhakum…” (QS. Al-Baqarah: 177)

BACA JUGA: Contoh Bacaan Khutbah Jumat Akhir Tahun 1446 Hijriah: Saatnya Introspeksi Diri

Ayat ini mengajarkan bahwa kebajikan sejati adalah keimanan, kepedulian sosial, dan kesabaran dalam menghadapi ujian.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Ujian kehidupan, termasuk kemarau dan kesulitan, adalah sarana untuk menguji keimanan kita. Oleh karena itu, bersabarlah dan tetaplah dekat kepada Allah.

Selain itu, mari kita tingkatkan kesalehan sosial melalui tradisi saling memaafkan atau halalbihalal, agar kembali fitri tidak hanya kepada Allah, tetapi juga kepada sesama manusia.

Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-A’raf ayat 199:

“Khudzil ‘afwa wa’mur bil ‘urfi…”

Artinya: Jadilah pemaaf, perintahkan yang makruf, dan berpaling dari orang-orang bodoh.

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang bertakwa dan mendapatkan keselamatan dunia serta akhirat.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Demikian teks khutbah Jumat kali ini yang dapat menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk tetap bersyukur, menjaga lingkungan, serta meningkatkan ketakwaan di tengah datangnya musim kemarau. (*)