Jateng

729 RW di Kota Semarang Sudah Terjangkau Gerakan Pangan Murah (GPM)

×

729 RW di Kota Semarang Sudah Terjangkau Gerakan Pangan Murah (GPM)

Sebarkan artikel ini
729 RW di Kota Semarang Sudah Terjangkau Gerakan Pangan Murah (GPM)
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) di Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

Khusus GPM Serentak tingkat RW selama Agustus, program tersebut telah menjangkau 729 RW dari total 1.532 RW di Kota Semarang.

Sebanyak 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng ikut di salurkan, selain berbagai bahan kebutuhan pokok lainnya.

Namun, Agustina tidak ingin ketahanan pangan hanya bergantung pada intervensi pemerintah. Ia juga mendorong warga mulai membangun sumber pangan dari lingkungan tempat tinggal.

Upaya itu diwujudkan melalui program Bulir Padi atau Budi Daya Pekarangan Pangan dan Gizi. Program tersebut mengajak masyarakat memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk menanam tanaman pangan dan mengembangkan sumber protein.

Warga juga di dorong mengembangkan kolam lele hingga ayam petelur di tingkat RT dan RW. Dengan begitu, kebutuhan pangan sebagian keluarga dapat dipenuhi dari lingkungan sendiri.

“Kita perlu membangun ‘rumah pangan’ mandiri dari tingkat keluarga untuk mengantisipasi potensi gejolak maupun tantangan ekonomi di masa depan,” jelas Agustina.

Langkah Kota Semarang tersebut mendapat apresiasi dari Bank Indonesia. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Andi Reina Sari menilai Kempling Semar mampu membawa intervensi pangan langsung ke tengah masyarakat.

“Kami mengapresiasi komitmen Kota Semarang yang konsisten melakukan langkah nyata dalam menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga. Kempling Semar menjadi bentuk intervensi yang tepat waktu dan langsung dirasakan masyarakat,” ujar Andi. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp