Olahraga

800 Atlet Semarang Digembleng di Markas TNI, Mental Juara Dipanaskan Jelang Porprov Jateng 2026

×

800 Atlet Semarang Digembleng di Markas TNI, Mental Juara Dipanaskan Jelang Porprov Jateng 2026

Sebarkan artikel ini
800 Atlet Semarang Digembleng di Markas TNI, Mental Juara Dipanaskan Jelang Porprov Jateng 2026
800 Atlet Semarang Digembleng di Markas TNI Jelang Porprov Jateng 2026. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 800 atlet Kota Semarang mulai memasuki fase penting menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Semarang Raya 2026.

Bukan hanya fisik dan teknik yang KONI persiapkan, mereka juga menempa mental bertanding ratusan atlet. Agar para atlet mampu tampil maksimal saat menghadapi persaingan di arena olahraga.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang menginisiasi pelatihan. Melalui latihan gabungan (latgab) di Daerah Latihan Kodam IV/Diponegoro Metesah, Semarang, Sabtu-Minggu (29-30 Agustus 2026).

Selama dua hari, ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga mengikuti serangkaian kegiatan. Untuk membangun karakter, kedisiplinan, kebersamaan, hingga kekompakan tim.

Suasana latihan pun mereka buat berbeda dari rutinitas latihan olahraga pada umumnya.

Para atlet tidak hanya di tuntut mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga belajar bagaimana bekerja sama, saling percaya, dan tetap solid dalam situasi penuh tekanan.

Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, mengatakan latihan gabungan menjadi bagian penting dari pematangan persiapan atlet sebelum berlaga di Porprov Jateng XVII.

Menurutnya, kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan mental yang kuat. Karena itu, KONI Kota Semarang menggandeng Kodim 0733 Kota Semarang sebagai instruktur dalam kegiatan tersebut.

“Kami bekerja sama dengan Kodim 0733 Kota Semarang sebagai instruktur dalam latihan gabungan ini. Harapannya mampu memunculkan teamwork yang solid serta menumbuhkan rasa ingin membawa nama baik Kota Semarang,” ujar Arnaz.

General Manager Tim Pemenangan KONI Kota Semarang, Helly Sulistyanto, menilai kawasan latihan militer TNI Angkatan Darat menjadi lokasi yang tepat untuk membentuk karakter para atlet.

BACA JUGA: Tantangan Euforia Olahraga Padel di Indonesia: Masuk KONI Baru 2025, Pelatih Perlu Sertifikasi 

Bagi Helly, menghadapi kompetisi sebesar Porprov tidak cukup hanya dengan latihan fisik dan teknik. Atlet juga harus mempunyai mental kuat serta kedisiplinan tinggi agar mampu menghadapi tekanan pertandingan.

“Salah satu kunci keberhasilan meraih prestasi adalah adanya kedisiplinan yang tinggi. Kedisiplinan ini merupakan salah satu wujud mental yang kuat dan komitmen sebagai atlet,” kata Helly.

Berbagai materi TNI berikan dalam latihan gabungan tersebut. Para atlet mengikuti simulasi permainan, outbound, hingga character building yang dirancang untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama.

Kegiatan itu sekaligus menjadi ruang bagi atlet dari berbagai cabang olahraga untuk saling mengenal. Mereka di dorong memahami bahwa perjuangan di Porprov bukan hanya soal mengejar medali secara individu, tetapi juga membawa nama besar Kota Semarang.

“Melalui simulasi permainan, outbound dan character building, atlet dilatih bagaimana menjalin kekompakan dan kebersamaan. Dengan demikian, mereka nantinya bisa saling mendukung satu sama lain saat bertanding pada Porprov Jateng XVII,” jelas Helly.

Menariknya, pembentukan karakter atlet tidak berhenti ketika aktivitas latihan selesai. Pada malam hari, para peserta diajak mengikuti kegiatan api unggun.

Suasana pun berubah lebih cair. Para atlet dari masing-masing barak menampilkan pentas seni sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan.

Momen tersebut menjadi jeda setelah seharian menjalani berbagai aktivitas fisik dan pembentukan karakter. Tawa, kreativitas, dan kebersamaan menjadi bagian dari proses membangun chemistry antaratlet.

KONI Kota Semarang berharap pengalaman selama latihan gabungan tersebut dapat menjadi bekal penting ketika para atlet turun ke arena Porprov Jateng XVII Semarang Raya 2026.

“Harapannya atlet menjadi lebih patriotik. Kami berharap semua atlet yang lolos ke Porprov XVII Semarang Raya bisa bertanding secara sportif. Selain menjadi juara, kami ingin karakter mereka juga terbentuk dengan baik,” pungkas Helly.

Porprov Jateng XVII Semarang Raya 2026 pun kini semakin dekat. Bagi 800 atlet Kota Semarang, perjuangan bukan hanya tentang siapa yang paling kuat secara fisik atau paling tajam secara teknik.

Ada satu pertarungan lain yang tak kalah menentukan: memenangkan mental sebelum memenangkan pertandingan. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp