SEMARANG, beritajateng.tv – Tak banyak yang tahu bahwa salah satu pemain biola yang pernah mengiringi maestro campursari Didi Kempot ialah perempuan asal Semarang bernama Sandy Ria Ervinna.
Kisah perjalanannya di dunia musik penuh lika-liku, dari gagal bergabung dalam orkestra kampus hingga akhirnya menemukan jalan besar bersama “Godfather of Broken Heart” itu.
Sandy awalnya masuk Fakultas Seni Pertunjukan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga pada 2011 dengan mengambil jurusan vokal. Namun, karena banyaknya mahasiswa yang memilih jalur tersebut, Sandy beralih ke instrumen biola.
BACA JUGA: Cerita Grup Siter Tresno Budoyo: Berawal dari Seniman Jalanan, Pernah Tampil di Singapura
Ia menjadi satu-satunya mahasiswa string di angkatannya. Perubahan ini sempat membuatnya harus mengulang perkuliahan dari semester 1 lagi di semester kelima.
“Aku enggak diajak masuk orkestra kampus, padahal teman-teman lain bisa. Waktu itu sempat down, tapi justru dari situ aku belajar berdiri sendiri dan memilih jalan sebagai pemain biola solo,” ungkapnya kepada beritajateng.tv belum lama ini.
Sandy Ria, dari solois ke panggung Didi Kempot
Keputusannya membeli biola elektrik menjadi titik balik. Sandy mulai tampil sebagai pemain biola solo di berbagai acara. Pintu besar terbuka pada 2019, saat ia dipertemukan dengan idolanya, Didi Kempot.
Pertemuan itu membawa wanita kelahiran 1993 itu bergabung dalam rangkaian konser sang maestro. Bahkan, ia sampai menjalani jadwal superpadat hingga 40 panggung dalam sebulan.