SEMARANG, beritajateng.tv – Memasuki pekan kedua program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Ungaran 02, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ada sejumlah murid kelas I yang memilih tak langsung menyantap makanan yang mereka terima.
Bukan lantaran bosan atau hilang selera, mereka memilih memindahkan berbagai isi makanan MBG tersebut dari food tray ke dalam kotak bekal makanan yang sudah mereka siapkan dari rumah.
Salah seorang murid kelas I, Dhanu Rendra, mengaku sengaja menyimpan terlebih dahulu nasi, sayur, lauk, dan buah dari menu MBG karena belum merasa lapar. Sebab, ia sudah sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
BACA JUGA: Jateng Marak Keracunan MBG, BPOM Ingatkan Distribusi Makanan Maksimal 2 Jam Setelah Matang
Makanan MBG tersebut ia simpan dahulu untuk nantinya ia santap sepulang sekolah. “Nanti setelah pulang sekolah biasanya baru terasa lapar,” ungkapnya, Kamis, 28 Agustus 2025.
Bukan hanya Dhanu, cara ini juga sejumlah murid lainnya ikuti. Alasannya serupa, karena orang tua mereka telah menyiapkan sarapan dahulu di rumah.
Hanya tampak beberapa murid di kelas ini yang langsung menyantap MBG yang sudah tersedia di mejanya. Seperti Wahyu Prayoga yang mengaku langsung berselera usai melihat menu yang tersaji. Yakni nasi dengan lauk antara lain ayam fillet, galantin, dan buah melon segar.
“Kebetulan saya suka semuanya dan rasa masakannya juga enak,” tuturnya kepada awak media.
Kata guru SDN Ungaran 02 soal MBG
Guru kelas I SDN Ungaran 02, Suharti, mengatakan para guru kelas memang mewajibkan setiap murid membawa wadah bekal makanan dari rumah. Sehingga, murid yang tak langsung menyantap MBG bisa menyimpannya terlebih dahulu ke dalam wadah.
Murid pun bisa memanfaatkan makanan tersebut jika hendak memakannya pada siang hari atau untuk dibawa pulang. “Selain aman dari kotoran juga tidak akan cepat basi,” jelas Suharti.