Nasional

Ada 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Ungkap Alasannya

×

Ada 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Ungkap Alasannya

Sebarkan artikel ini
Selat Hormuz
Ilustrasi selat Hormuz. Freepik

SEMARANG, beritajateng.tv – Selat Hormuz kini masih terus menjadi topik hangat perbincangan di berbagai sosial media usai berlangsung peran antara Iran dan AS.

Kabar terbarunya, yakni terdapat 2 kapal pertamina yang masih tertahan di kawasan tersebut. Iran membagikan alasannya mengapa kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) ini masih tertahan.

Mohammad Boroujerdi menyampaikan bahwasanya situasi di kawasan selat tersebut sampai saat ini belum sepenuhnya normal.

Sehingga jalur ini termasuk jalur vital pelayaran minyak global yang statusnya berada dalam situasi sensitif selama masa perang berlangsung.

BACA JUGA: AS Sepakat Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok

Oleh karena itu, siapapun yang ingin melintasinya maka perlu mengikuti prosedur ketat dari otoritas Iran.

Prosedur yang telah berlaku ini bertujuan untuk memastikan keamanan tetap terjaga khususnya di tengah situasi konflik yang berlangsung.

Maka dari itu, setiap kapal yang melintas di Selat Hormuz wajib mengikuti proses koordinasi dan negosiasi langsung dengan penjaga keamanan Iran.

Aturan yang ia bangun tersebut bukan untuk menutup akses sepenuhnya jalur tersebut. Hanya saja seluruh kapal harus mematuhi setiap aturan yang berlangsung di wilayah ini.

Peperangan antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel memang cukup memanas mengimbaskan banyak hal termasuk pasokan minyak di seluruh dunia.

BACA JUGA: Nilai Ekspor Jateng Turun 300 Juta Dolar Imbas Perang AS-Iran, Disperindag: Sektor Tekstil Terpukul

Bahkan tak jarang di Indonesia ataupun di negara-negara lainnya kini sudah ada beberapa pangan yang mulai mengalami kenaikan harga imbas dari konflik tersebut.

Salah satunya seperti harga gas yang mulai mahal bahkan langka di berbagai wilayah. Di Indonesia sendiri, kelangkaan gas tersebut mulai terjadi sehingga banyak masyarakat mengeluh.

Tak hanya itu, beberapa pangan lainnya juga mulai naik dengan alasan konflik yang tengah memanas anatara Iran dan AS.

Selat Hormuz memang cukup penting sehingga penjagaan yang mulai ketat ini berpengaruh bagi banyak pihak khususnya pasokan minyak dunia. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp