“Kasus ini bukan hanya tentang Affan, tapi tentang keselamatan seluruh pengemudi ojol di Indonesia. Kami akan terus mengawal agar ada keadilan,” tegas Asrid.
BACA JUGA: Polda Jateng Yakin Pelajar Lakukan Tindakan Anarkis saat Demo: Karena Badannya Kecil-kecil
Sebelumnya, hal serupa disampaikan oleh Koordinator Demo Ojol Jateng, Cak Thomas yang menekankan bahwa aksi dilakukan secara damai tanpa anarki.
“Selama ini demo Ojol tidak pernah ada anarki. Kita tidak boleh terpancing provokasi. Itu poin pentingnya,” ujarnya di tengah keramaian demo di depan Polda Jateng pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Cak Thomas juga menegaskan aksi demo ini akan terus berlanjut hingga tuntas.
“Kami mengawal terus, sampai tuntas. Termasuk menuntut pemecatan dan proses hukum pidana bagi pelaku. Jadi bukan hanya hukum internal kepolisian, tapi juga hukum sipil. Itu tuntutan kami,” katanya. (*)
Editor: Farah Nazila