“Selama ini banyak program yang berjalan sendiri-sendiri. Melalui Waras Ekonomi, seluruh proses kami integrasikan sehingga pelaku UMKM bisa mendapatkan layanan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” katanya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Semarang juga menyiapkan platform digital Waras Ekonomi yang dapat di akses melalui warasekonomi.semarangkota.go.id.
Platform tersebut akan menjadi pusat layanan bagi pelaku UMKM, OPD, dan mitra usaha. Dalam menjalankan proses pendampingan, promosi, hingga pengembangan bisnis.
Melalui sistem digital itu, pemerintah berharap kolaborasi antarinstansi dan pelaku usaha dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan terukur.
Agustina menegaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan terbukti mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi. Karena itu, penguatan UMKM menjadi salah satu prioritas pembangunan ekonomi Kota Semarang.
“Pemkot Semarang ingin UMKM tumbuh bersama. Pemerintah hadir bukan hanya memberikan program. Tetapi juga membuka jalan agar usaha warga semakin maju, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





