Menurut Anton, Jawa Tengah konsisten masuk lima besar wilayah penyebaran kendaraan bermotor terbanyak nasional dengan kontribusi 5,2% pada kuartal pertama 2025. Jawa Tengah juga menjadi bagian penting dari ekosistem industri otomotif nasional. Hal itu terlihat dengan adanya berbagai industri komponen kendaraan bermotor dan industri karoseri.
“Tentunya ini mempertegas peran strategis Jawa Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri otomotif di Indonesia,” jelasnya.
Sebagai tambahan informasi, GIIAS Semarang 2025 berlangsung pada 24-28 September 2025. Ada lebih 50 merek kendaraan bermotor ikut meramaikan ajang tersebut, terdiri dari kendaraan bermotor roda empat, kendaraan bermotor roda dua, dan industri pendukung otomotif.
“Ada 6 merek baru yang pertama kali ikut GIIAS di Semarang. Ini menunjukkan besarnya potensi dan daya tarik pasar otomotif di Jawa Tengah,” katanya. (*)
Editor: Andi Naga Wulan.





