SEMARANG, beritajateng.tv – Pelatih PSIS Semarang, Kahudi Wahyu Widodo, memberi motivasi penuh kepada skuadnya agar segera bangkit setelah gagal memperoleh poin pada dua laga awal Championship Liga 2 musim 2025/2026.
Kekalahan saat menghadapi Persiku Kudus dan Persipura Jayapura membuat PSIS sementara menempati posisi terbawah klasemen Grup Timur.
Kahudi meminta anak asuhnya tetap berpikir positif jelang pertandingan ketiga yang akan berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang.
BACA JUGA: Wareng: 35 Pelaku Pelemparan Batu Bus Suporter Persita Tak Miliki KTA Suporter PSIS Semarang
PSIS dijadwalkan melawan Persiba Balikpapan pada Sabtu, 27 September 2025. Laga ini dipandang sangat penting sebagai momentum kebangkitan tim kebanggaan Kota Semarang.
Menurut Kahudi, kekalahan beruntun bukan hal yang mustahil dialami tim manapun, bahkan klub besar dunia. “Pada level tertinggi dunia, banyak tim yang juga kalah beberapa kali. Tetapi, mereka mampu kembali dan bersaing di papan atas,” ujarnya.
BACA JUGA: Sama-sama Kecewa Kinerja Wasit, PSIS Semarang dan Kendal Tornado FC Ajukan Protes
Ia menekankan agar pemain tidak larut dalam tekanan. “Saya ingin anak-anak tidak overthinking. Mereka harus mampu menaklukkan diri sendiri,” tambahnya.
Evaluasi menyeluruh sudah dilakukan usai dua hasil mengecewakan tersebut. Kahudi menilai ada perkembangan positif dari sisi permainan meski hasil belum sesuai harapan.
BACA JUGA: Keok dari Persipura 2-0, PSIS Semarang Masih Terbawah Klasemen di Bawah Kendal Tornado FC
“Setiap laga pasti kami evaluasi. Anak-anak mulai menunjukkan peningkatan cara bermain. Meski berat di pertandingan perdana, mereka sudah bisa mengimbangi lawan saat tampil tandang,” jelasnya.
Kahudi menegaskan PSIS tidak boleh terbelenggu dengan situasi sulit saat ini. Ia menilai kompetisi masih panjang dan peluang tetap terbuka. Konsistensi menurutnya menjadi kunci untuk meraih hasil maksimal di akhir musim.
“Kompetisi panjang, jalani prosesnya dengan kerja keras,” tandasnya. (*)





