Olahraga

Ajang Pembinaan Sepak Bola Putri, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 Digelar di Semarang

×

Ajang Pembinaan Sepak Bola Putri, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 Digelar di Semarang

Sebarkan artikel ini
MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026
Babak perempat final KU-10 antara SD Kemala Bhayangkari 04 Akpol (jersey putih) versus SDN Klepu 03. (Foto: Dok. MilkLife)

SEMARANG, beritajateng.tv – MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 2 2025-2026 hadir sebagai panggung awal pembinaan sepak bola putri usia sekolah dasar. Ajang ini berlangsung pada 13 hingga 18 Januari 2026.

Penyelenggara memilih Lapangan Sidodadi serta Lapangan Arhanud Jatingaleh sebagai arena pertandingan utama. Kegiatan tersebut membuka rangkaian kompetisi nasional tahun 2026 secara serentak bersama Kota Tangerang.

Turnamen sepak bola putri ini merupakan gagasan Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife. Ajang tersebut melibatkan 1.239 peserta asal 65 SD serta MI wilayah Semarang dan sekitar.

Peserta terbagi dalam 55 tim KU 10 serta 64 tim KU 12. Antusiasme peserta tampak kuat sejak laga pembuka berlangsung.

BACA JUGA: SDN Sendangmulyo 04 Menangi MilkLife Soccer Semarang 2025 KU-12, SDN Klepu 03 Hattrick Juara KU-10

Asisten Head Coach MilkLife Soccer Challenge Semarang, Andri Ramawi Putra, menyampaikan apresiasi terhadap performa peserta.

“Peserta MLSC Semarang tahun ini menunjukkan kualitas yang luar biasa dengan antusiasme tinggi,” ujar Andri, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, ia menilai kemampuan dasar seperti dribbling, passing, serta shooting telah terlihat cukup menjanjikan. Menurutnya, fondasi tersebut memberi peluang perkembangan jangka panjang.

Format dan Regulasi MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026

MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 akan hadir pada sepuluh kota dengan tradisi sepak bola kuat. Kota tersebut meliputi Semarang, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Solo, Jakarta, Bekasi, Kudus, Surabaya, serta Malang.

Kemudian, setiap kota memperoleh dua seri kompetisi. Skema tersebut bertujuan menjaring sekaligus membina talenta pesepak bola putri potensial.

Seri 2 musim ini membawa pembaruan regulasi pertandingan sesuai kebutuhan pembinaan usia dini. Lapangan KU 12 memakai ukuran 26 x 42 meter. KU 10 tetap memakai ukuran 24 x 40 meter.

Selain itu, titik penalti berubah menjadi enam meter. Kick off memakai dua sentuhan. Babak delapan besar KU 10 memakai lapangan KU 12. Regulasi khusus ini selaras Peraturan Umum PSSI.