Peristiwa

Akibat Hujan Lebat, Jalan Utama Banajarejo-Blora Longsor

×

Akibat Hujan Lebat, Jalan Utama Banajarejo-Blora Longsor

Sebarkan artikel ini
hujan deras blora
Jembatan Dukuh Kalirejo, Desa Banajarejo, Kecamatan Banajarejo rusak karena tanah longsor usai terguyur hujan deras di Blora, Jawa Tengah.

BLORA, beritajateng.tv – Hujan lebat yang terus menerus melanda wilayah Blora menyebabkan bencana tanah longsor di ruas jalan utama Banajarejo – Blora. Kejadian ini membahayakan pengguna jalan yang melintas di area tersebut.

Musim hujan yang berlangsung di sejumlah daerah mengakibatkan berbagai bencana, termasuk tanah longsor.

Di Blora, longsor terjadi di beberapa titik, terutama di kawasan jembatan. Salah satu lokasi yang terkena dampak adalah Jembatan Dukuh Kalirejo, Desa Banajarejo, Kecamatan Banajarejo.

Longsor terjadi di ujung sebelah barat jembatan Kalirejo, di mana pematang jalan dan sebagian aspal terlihat tergerus air hingga ke bawah.

BACA JUGA: Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, BNPB Berhasil Redam 70 Persen Curah Hujan di Jawa Tengah

Akibatnya, separuh jalan atau jembatan hanya dapat dilewati kendaraan satu arah.

Warga was-was lewati jembatan

Jembatan tersebut merupakan jalan alternatif dari Kecamatan Banajarejo menuju Kabupaten Blora.

Seorang pengendara, Eka Sukma Candra, mengungkapkan bahwa longsor terjadi pada Minggu sore akibat hujan lebat yang tak kunjung reda.

Ia merasa was-was saat melintasi jembatan tersebut, terutama karena minimnya lampu penerangan di malam hari.

“Ya, khawatir. Karena ini kan jalan utama untuk ke sekolah lewatnya sini,” ungkap Sukma, Selasa 17 Desember 2024.

Kekhawatiran semakin meningkat karena di sisi kanan dan kiri jalan masih banyak rumpun bambu yang rimbun.

Pengendara yang ingin melewati harus bergantian, dan Eka berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki, mengingat banyak anak sekolah yang melintasi area itu.

Khawatir akan longsor susulan

Hal senada juga diungkapkan oleh pengendara motor lainnya, Andre Pratama. Ia khawatir jika terjadi longsor susulan yang dapat mengakibatkan jembatan ambrol.

“Takutnya ada longsor susulan terjadi lagi. Harapannya segera di perbaiki, karena ini membahayakan pengguna jalan,” ujar Andre.

BACA JUGA: BPBD Jawa Tengah Perkirakan Puncak Musim Hujan Februari 2025: Waspadai Banjir dan Longsor

Harapannya, pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan dan memastikan keselamatan pengendara agar bencana serupa tidak terulang. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp