Hukum & Kriminal

Amankan 89 Sepeda Motor dari Aksi Balap Liar di Ungaran, Polres Semarang: Dapat Surat Tilang Juga

×

Amankan 89 Sepeda Motor dari Aksi Balap Liar di Ungaran, Polres Semarang: Dapat Surat Tilang Juga

Sebarkan artikel ini
Razia Balap Liar
Razia balap liar oleh jajaran Satlantas Polres Semarang di Jalan Diponegoro, Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu, 26 Januari 2025. (Foto: Dok. Satlantas Polres Semarang)

UNGARAN, beritajateng.tv – Jajaran Satlantas Polres Semarang berhasil mengamankan sedikitnya 89 sepeda motor dari aksi balap liar di jalan protokol Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu, 26 Januari 2025 dini hari.

Tindakan itu polisi lakukan lantaran aksi kebut-kebutan oleh para remaja di jalan raya tersebut telah meresahkan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, mengungkapkan, ke-89 sepeda motor tersebut pihaknya amankan dari aksi balap liar di ruas Jalan Diponegoro, salah satu jalan protokol di Ungaran.

BACA JUGA: Libur Panjang Tiba, Curug Semirang di Ungaran Barat Ramai Ramai Wisatawan, Bebas Main Air di Alam!

Upaya penegakan hukum ini kembali berlangsung lantaran aksi balap liar masih sering terjadi kendati jajaran Satlantas Polres Semarang telah beberapa kali melakukan penertiban dan razia.

“Bukan kali ini saja jajaran Satlantas mengamankan piluhan sepeda motor dari aksi balap liar di jalan raya,” tegas Lingga dalam keterangannya di Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin, 27 Januari 2025.

Dari 89 kendaraan roda dua yang polisi amankan tersebut, sebanyak 18 di antaranya menggunakan knalpot tidak standar (brong). Sedang sebagian lagi dalam kondisi tidak lengkap (protolan).

Polisi kenakan surat tilang ke puluhan motor balap liar

Terhadap puluhan sepeda motor tersebut, polisi juga memberikan surat tilang. Pengendara pun harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Semarang pada 26 Maret 2025 mendatang.

Sesuai arahan Kapolres Semarang, pada saat mengambil sepeda motor di kantor Satlantas Polres Semarang, kelengkapan standar kendaraan tersebut juga wajib terpasang kembali.

Tak hanya itu, proses pengambilan sepeda motor tersebut juga mensyaratkan pendampingan oleh Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta orang tua masing-masing.

BACA JUGA: Luapan Sungai Melonjak Karena Hujan Lebat, Sejumlah Lingkungan di Ungaran Terendam Banjir

Hal itu pihak kepolisian maksudkan guna memberikan efek jera kepada para remaja pelaku aksi balapan liar tersebut. Sementara kehadiran orang tua sekaligus sebagai monitoring bersama terhadap para remaja.